SAMPIT – Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) sudah mulai terjadi, tidak hanya di kecamatan yang sulit dijangkau, namun juga di wilayah Kota Sampit. Kebakaran lahan terjadi di empat lokasi, yakni satu titik di Jalan HM Arsyad, dua titik di Jalan Jenderal Sudirman dan satu titik di Desa Jemaras Kecamatan Cempaga.
Ketua Komisi I DPRD Kotim Agus Seruyantara mengimbau kepada seluruh masyarakat di daerah setempat agar mewaspadai adanya karhutla.
“Jika melihat ada terjadi karhutla segera melaporkan ke petugas yang berwenang agar segera dipadamkan sebelum semakin membesar dan melahap lebih luas lagi hutan atau lahan,” ujarnya, Senin 21 September 2020.
Lanjutnya, pihaknya juga meminta masyarakat agar proaktif dalam mencegah terjadinya karhutla di daerah setempat. Dan petugas Satuan Tugas (Satgas) Karhutla juga diminta rutin melakukan patroli ke beberapa wilayah yang berpotensi kebakaran hutan dan lahan.
“Hal itu harus dilaksanakan untuk mencegah hal yang dapat merugikan masyarakat dan daerah,” ujarnya.
Menurutnya, dengan menggandeng masyarakat untuk melakukan pemantauan, hal itu lebih efektif, sehingga petugas bisa cepat bergerak apabila mendapatkan laporan tentang karhutla, dirinya juga mengatakan lebih baik mencegah dibandingkan menanggulangi bencana karhutla. Karena berdasarkan pengalaman tahun 2015 dampaknya karhutla sangat luas.
“Maka dari itu dengan pengalaman tersebut, jangan sampai terjadi lagi bencana karhutla yang sangat berdampak terhadap kesehatan dan perekonomian serta sendi-sendi kehidupan sehari-hari juga terganggu apabila kabut asap dari karhutla itu terjadi di kabupaten ini,” ucapnya.
Politisi Partai PDI Perjuangan ini juga menilai bahwa penyebab kebakaran hutan ini sudah umum. Termasuk masyarakat perorangan, seperti warga sekitar hutan yang membuka lahan untuk berladang. Perusahaan yang tidak berizin usaha ketika membuka lahan untuk ditanami kelapa sawit, ada juga pembakaran arsonis yang direncanakan, atau bermotif kriminal.
“Saya harap semua pihak bisa menjaga alam kita dari bencana asap dan saya juga mendukung upaya tim karhutla untuk mengantisipasi segala macam kebakaran lahan dan kita juga sangat percaya kepada tim karhutla dapat melakukan penanggulangan karhutla di daerah ini,” tutupnya.
(dia/matakalteng.com)






















Discussion about this post