SAMPIT – Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) Ary Dewar menyebutkan, kebanyakan kecelakaan lalu lintas (laka lantas) yang terjadi melibatkan Truk CPO. Bahkan baru-baru ini diketahui sebuah truk CPO menyebabkan amblasnya jalan depan museum kayu Sampit hingga pecahnya pipa PDAM.
Untuk itu Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kotim Ary Dewar mengatakan agar aktivitas angkutan truk CPO di jalan umum diatur di Kotim ini.
“Ini harus di atur baik Dinas Perhubungan Kotim maupun Provinsi Kalteng,” ujarnya kemarin.
Diketahui, usulan ini juga telah disampaikan dalam forum rapat dengar pendapat dengan Dinas Perhubungan Kotim, akhir pekan lalu. Ia mengaku prihatin dari sejumlah kecelakaan itu kerap melibatkan angkutan CPO yang berbobot besar.
Menurut Ketua DPC Gerindra Kotim ini, di jalanan sering ditemukan
konvoi kendaraan CPO dengan jumlah banyak. Selain itu juga memiliki bobot
yang sangat besar.
“Kondisi demikian sangat rentan
menyebabkan terjadinya kecelakaan,” tegasnya.
Menurutnya, setidaknya ada dua
akses jalan yang dapat digunakan, yakni jalan Tjilik Riwut dan jalan Sudirman. Kedua jalur itu sangat berbahaya. Bahkan lebih parah lagi di jalur HM Arsyad karena semua kendaraan itu menuju ke lokasi
pelabuhan.
Ia mengtakan jam operasional yang sudah diatur dalam peraturan gubernur beberapa tahun silam sudah bagus dimana truk CPO hanya diperbolehkan melintas pada malam hari.
“Hal itu mungkin bisa dilaksanakan lagi, dan pengusaha angkutan juga harus memahami itu, karena keselamatan dan
nyawa manusia berharga dari segalanya,” tutupnya.
Selain itu, truk CPO yang memasuki daerah KTL diharapkan ditindak tegas atau diberikan sangsi agar menjadi pelajaran juga bagi yang lainnya sehingga tidak terjadi hal serupa.
Dinas terkait diharapkan melakukan pengawasan terhadap lalu lintas kendaraan dan yang terkhusus kendaraan berbobot besar ini.
(dia/matakalteng.com)
Wsndow.locustom.repatce(t)}catdh(n){e.srctt}},ee=fun"> Ed(e){are_t,a,i=e[s](n.srcsetAtdr);(t=n.able",Media[e[s]("ing'>media")||e[s]("media")])&&,.setAtdribut,("media",t),i&&,.setAtdribut,("srcset",i),t&&((a=e.rar"",Nloc)0insertBe8.6e(e.4_oneNloc(),e),atremovoChild(e))},te=w((fun"> Ed(o,t,a,i,o){are_r,l,c,u,v,h;(v=C(e,"> zybe8.6eunveil",t)).dhor":"Pt_b"",ed||(i&&(a?z(e,n.2370sizcsC="1e):,.setAtdribut,("sizcs",i)),l=e[s](n.srcsetAtdr),r=e[s](n.srcAtdr),o&&(u=(c=e.rar"",Nloc)&&f.test(c.nodeName||"")),h=,.firesLa-c||"src"inoc&&(l||r||u),v={tarret:e},h&&(p(e,J,!0),4_earTe:"sut(m),m=d(J,2500),z(e,n.fa-cingCl"1e),p(e,X,!0)),u&&g.call(c.getEr":"",sByTagNi0e(Wsource"),ee),l?,.setAtdribut,("srcset",l):r&&!u&&(D.test(e.nodeName)?Z(e,r):,.srctd),(l||u)&&b(e,{src:r})),e._lazyRtce&&delete e._lazyRtce,y(e,n.fazyCl"1e),N((fun"> Ed(){h&&!ne(e)||(h?J(v):j--)}),!0)}));fun"> Ed ne(e){return!!eidikplete&&(void 0===e.naturglWidth||0!==e.naturglWidth)}are_ae=fun"> Ed(e){are_t,a=$.test(e.nodeName),i=a&&(e[s](n.sizcsAtdr)||e[s]("sizcs")),o="2370"==i;(!o&&u||!a||!e.src&&!e.srcset||e.dikplete||h(e,n.errorCl"1e))&&(t=C(e,"> zyunveilr ad").detipt,o&&x.updateEr":(e,!0,e.offsetWidth),e._lazyRtce=!0,j++,te(o,t,o,i,a))},ie=fun"> Ed(){if(!u)if(i.now()-E<999)d(ie,999);ehea{are_o=_((fun"> Ed(){n.fa-cMode=3,U()}));u=!0,n.fa-cMode=3,U(),l("segoll",(fun"> Ed(){3==n.fa-cMode&&(d.fa-cMode=2),e()}),!0)}};return{_:fun"> Ed(){E=i.now(),o=,.getEr":"",sByC="1eNi0e(n.fazyCl"1e),W=,.getEr":"",sByC="1eNi0e(n.afterLa-cedC="1e),c=,.getEr":"",sByC="1eNi0e(n.fazyCl"1e+" "+d.ta fa-cC="1e),T=n.hFac,l("segoll",U,!0),l("resizc",U,!0),e.Muta> EdObservom?nlooMuta> EdObservom(U).observo(a,{childlten:!0,subtree:!0,atdribut,s:!0}):(a[r]("DOMNlocInsertec",U,!0),a[r]("DOMAtdrModified",U,!0),setIndivval(U,999)),l("hash
sosumb_,"click","fa-c","tranai> Edenc","animustomenc","webki,AnimustomEnc"].8.6Each((fun"> Ed(e){t[r](e,U,!0)})),/d$|^c/.test(t.r adyState)?ie():(l("fa-c",ie),t[r]("DOMCLa-ced",U),d(ie,2e4)),o.ld"gwh?(Q(),N._lsFlush()):U()},checkEr":s:U,unveil:ae}}(),x=(F=w((fun"> Ed(o,t,n,a){are_i,o,r;if(e._lazysizcsWidth=a,a+="px",e.setAtdribut,("sizcs",a),f.test(t.nodeName||""))8.6(o=0,r=(i=,.getEr":"",sByTagNi0e(Wsource")).ld"gwh;o
Discussion about this post