SAMPIT – Ketua Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) DPRD Kotawaringin Timur M.Abadi S.Pd sudah memastikan, berkaitan dengan persoalan listrik PLN di Desa Tangar, Kecamatan Mentaya Hulu yang belum menyala sampai dengan saat ini masuk dalam agenda khusus jajarannya.
Dikatakan, sesuai dengan hasil pertemuannya dengan pihak pemerintah Desa Tangar bel lama ini, persoalan PLN di desa setempat sudah berjalan lama di perjuangkan yakni sejak November 2019 lalu. Meskipun saat ini persiapan desa sudah ada tetapi terkendala pemasangan Amper atau KWH dan menunggu daya disalurkan dari PLN melalui MOU dengan PT Bakung Mas.
“Sesuai dengan statement awal saya di media belum lama ini, kami memberikan waktu selama satu bulan agar listrik di desa tersebut bisa segera terealisasi oleh instansi terkait. Hal ini bertujuan agar tidak menimbulkan konflik berkepanjangan di masyarakat dengan pemerintah desa kedepannya, dan harapan kami pihak PLN maupun PBS bisa segera merealisasikannya,” tegasnya, Rabu 20 Mei 2020.
Terpisah Kepala Desa Tangar Sutrisno dikonfirmasi hal ini juga mengatakan, belum lama ini pihaknya kembali menyurati pihak PLN berkaitan dengan tindak lanjut realisasi daya untuk masyarakat Desa Tangar.
“Kami sempat menemui dan meminta bantuan kepada wakil rakyat yang berasal dari Dapil V tersebut, yakni bapak Abadi, terutama menyangkut persoalan listrik yang saat ini sedang diperjuangkan oleh pemerintah desa bersama masyarakat Desa Tangar itu sendiri,” tutupnya.
(sdr/matakalteng.com)





















Discussion about this post