SAMPIT – Rapat lanjutan Rasionalisasi Anggaran antaran DPRD Kotawaringin Timur (Kotim) bersama pihak Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) yang dilakukan di kantor dewan, Jumat 8 Mei 2020 tadi sore, akhirnya meredam polemik yang sempat terjadi beberapa pekan terakhir ini.
Meski kesimpulan rapat masih menunggu pihak tim anggaran eksekutif, yang meminta waktu untuk menyelesaikan atau menunggu hasil perhitungan pihak tim eksekutif seperti yang disampaikan oleh Sekertaris Daerah kepada jajaran anggota dewan di tengah forum rapat tersebut.
Namun kedua lembaga ini sudah mulai ada kesefahaman terkait soal penanganan Covid-19 di Kotim. Bahkan, Wakil Ketua DPRD Kotim M.Rudini Darwan Ali dipenghujung rapat sempat menyampaikan pihaknya tidak sedikitpun ingin menghambat kinerja pemerintah daerah dalam halnya menangani Covid 19 di Kotawaringin Timur.
“Dari awal kami sudah menyampaikan tidak ada kami ingin menghambat kinerja pemerintah,itu sudah kami sampaikan kepada awak media sebelumnya, disini yang ingin kami tekankan adalah masalah transparansi anggaran saya kira itu yang ingin kami pertegas,” ungkap Rudini.
Tidak berselang lama rapat yang dipimpin oleh tiga unsur pimpinan dewan itu akhirnya ditutup dengan dasar menunggu hasil perhitungan pihak eksekutif yang meminta waktu selama dua hari tersebut. “Kalau tidak ada tambahan lain maka rapat akan saya tutup,” pungkas Ketua DPRD Kotim Dra Rinie disusul ketukan palu tanda berakhirnya rapat.
(sdr/matakalteng com)






















Discussion about this post