SAMPIT – Pemerintah Daerah (Pemda) Kotawiringin Timur (Kotim) bersama dengan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) saling bersinergi untuk fokus merancang strategi penanganan dan pemulihan wabah pendemi corona virus disease (Covid-19).
Anggota Komisi 4 DPRD Kotim, M Kurniawan mengatakan bahwa sinergitas tersebut dilakukan agar tidak kecolongan atau lamban. Menurutnya, segala sesuatu harus disiapkan jauh hari agar dampak-dampak tidak semakin meluas dan mencekik.
“Kami sedang fokus pada penanganan dan pencegahan pasca wabah ini, jangan sampai kecolongan atau lamban. Dampaknya jelas fatal,” tandasnya, Selasa 28 April 2020.
Politisi Partai Amanat Nasional (PAN) itu menerangkan dasar sinergitas tersebut ialah SKB 2 Menteri Nomor 119/2813/SJ Nomor 177IKMK.07/2020 poin tiga yang menjelaskan jaring pengamanan sosial (social safety net), yaitu pemberian bantuan sosial kepada masyarakan miskin dan kurang mampu yang mengalami penurunan daya beli akibat pademi Covid-19.
“Kami juga meminta pemerintah daerah agar segera memverifikasi data masyarakat penerima bantuan. Dan sebagai catatan, harus tepat sasaran serta pelaporannya jelas,” terangnya.
(zen/matakalteng.com)






















Discussion about this post