SAMPIT – Saat ini lampu lalulintas di sejumlah lokasi di Sampit tidak berfungsi, diantaranya di perempatan Jalan Tjilik Riwut-Pramuka, Jalan HM MT Haryono, dan Achmad Yani. Sebagian besar tidak berfungsinya lampu lalulintas itu disebabkan dampak pekerjaan drainase yang sedang berlangsung di sisi jalan-jalan tersebut.
Kondisi ini sangat rawan memicu kecelakaan, khususnya saat jam sibuk seperti pagi dan sore hari. Terlebih lalulintas di jalan-jalan tersebut cukup ramai sehingga berpotensi menyebabkan kecelakaan dan kesemrawutan.
Atas hal itu, anggota DPRD Kabupaten Kotawaringin Timur Muhammad Kurniawan Anwar menyesalkan tidak difungsikannya lampu lalulintas atau ‘traffic light di beberapa lokasi di Sampit, apalagi sampai memicu kecelakaan.
“Dinas terkait seharusnya memberikan alternatif apabila ‘traffic light’ yang belum bisa beroperasi karena dampak dari pekerjaan drainase, terutama menempatkan petugas di jam-jam sibuk karena sangat rentan terjadi kecelakaan,” kata Kurniawan di Sampit, Rabu 22 Januari 2020.
Politisi muda Partai Amanat Nasional yang akrab disapa Iwan ii juga mengatakan, seharusnya ada petugas yang disiagakan di lokasi-lokasi perempatan yang padat lalu lintas. Selama lampu lalulintas belum bisa difungsikan, petugas itulah yang mengatur agar pengendara bisa tertib, sekaligus untuk mencegah kecelakaan.
Kondisi ini memang insidentil karena diperkirakan hanya terjadi selama perbaikan drainase. Namun, antisipasi harus dilakukan karena kecelakaan lalulintas rawan terjadi kapan saja akibat pengendara yang tidak sabar tanpa memperhatikan pengendara lainnya sehingga bisa terjadi tabrakan.
Dinas Perhubungan diminta memperhatikan kondisi ini karena sudah banyak dikeluhkan masyarakat Sampit. Jangan sampai terjadi kecelakaan parah, baru ada kebijakan untuk menempatkan petugas mengatur lalulintas.
(raf/matakalteng.com)





















Discussion about this post