SAMPIT – Jelang pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kotawaringin Timur yang rencananya digelar pada akhir 2020. Wakil Ketua DPRD Kotawaringin Timur (Kotim), Rudianur mengingatkan masyarakat tidak mudah terprovokasi.
“Mari kita sama-sama menjaga daerah kita agar tetap aman. Keamanan dan kenyamanan daerah adalah tanggung jawab kita bersama,”ujar Rudianur, Senin 2 Desember 2019.
Masyarakat menurutnya harus hati-hati dan waspada terhadap ajakan yang berpotensi melanggar hukum. Karena tidak menutup kemungkinan ada provokasi yang memanfaatkan konflik masyarakat dengan pihak pengusaha.
Rudianur menegaskan jika masyarakat tidak pandai memilih dan memilah maka akan terjebak dalam persoalan hukum. Bahkan tidak menutup kemungkinan akan di berhadapan dengan aparat penegak hukum.
“Karena sekarang pemerintah sudah tegas, siapapun yang melanggar aturan bahkan mencoba untuk membuat suasana tidak aman dan kondusif akan berhadapan negara. Artinya persoalan itu tidak main-main ,” tegasnya.
Dia menyebutkan isu yang paling rawan dimanfaatkan saat ini adalah konflik dengan dunia usaha. Masyarakat yang selama ini bermasalah belum terselesaikan sangat rawan jadi komoditas politik untuk membuat suasana tidak kondusif.
Maka dari itu dia menekankan kepada Pemkab Kotim segera mediasi dan selesaikan masalah antara masyarakat dengan perkebunan supaya di 2020 sudah selesai tidak ada konflik dan semua bisa fokus menghadapi pemilihan kepala daerah ini.
(fi/matakalteng.com)
















Discussion about this post