SAMPIT – Anggota DPRD Kotawaringin Timur kembali mendesak pemerintah kabupaten setempat untuk segera memfungsikan pasar eks Mentaya. Pasar yang berdiri di tengah kota tersebut hingga saat ini belum juga di tempati oleh pedagang.
Wakil Ketua DPRD Kotim, H Supriadi MT mengatakan, operasional itu untuk menangkal anggapan miring belakangan ini, terhadap proyek senilai Rp 25,9 miliar yang disinyalir bermasalah tersebut.
Supriadi melihat publik mulai beranggapan liar soal proyek multiyears pasar eks Mentaya. Penyebabnya, ini hanya karena tidak bisa difungsikan.
“Coba seandainya pasar itu segera difungsikan tidak mungkin seperti sekarang dianggap sebagai proyek bermasalah,” kata Supriadi, Minggu 7 Juli 2019.
Namun, jika dicermati, anggapan proyek itu memang ada masalah memang cenderung ada benarnya. Sebab mangkraknya pemanfaatan hampir lima tahun ini.
Dia pun turut menyesalkan anggaran besar untuk pasar itu tidak berdayaguna sama sekali. Hingga wajar jika banyak pihak menganggapnya mubazir.
“Jangan sampai ada kesan pemkab hanya bisa memprogramkan proyek, dan ada kepentingan oknum di balik itu untuk mendapatkan keuntungan pribadi,” tegasnya.
Supriadi menyebutkan, jika pembangunan itu memang matang mulai dari perencanaan awal, maka tidak mungkin terjadi seperti sekarang.
(ary/matakalteng com)
















Discussion about this post