SAMPIT – Anggota DPRD Kotawaringin Timur, Dadang H Syamsu meminta pemerintah daerah setempat lebih gencar lagi mempromosikan objek wisata. Terutama promosi keluar melalui media sosial maupun lainnya.
“Potensi wisata Kotim cukup menjanjikan, untuk mendatangkan wisatawan tentu perlu promosi yang lebih intens,” kata Dadang, Jumat 7 Juni 2019.
Promosi objek wisata harus dilakukan hingga ke tingkat nasional dan internasional agar apa yang ada di Kotim di kenal hingga tingkat dunia. Karena selama ini jumlah kunjungan wisata luar daerah, terutama mancanegara nyaris tidak kelihatan.
Karena, selama ini Pemkab Kotim dalam hal ini Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, objek wisata yang dipromosikan lebih kepada yang ada di wilayah perkotaan, seperti ikon Patung Jelawat dan Pantai Ujung Pandaran.
Sementara objek wisata di pedalaman seperti rumah adat suku dayak Betang yang ada di Desa Tumbang Gagu, Kecamatan Antang Kalang jarang terdengar promosinya. Padahal Kotim memiliki banyak objek wisata yang dapat dikembangkan dan bisa menjadi daya tarik wisatawan lokal maupun manca negara.
“Seperti di Desa Tumbang Gagu, Kecamatan Antang Kalang. Desa itu tidak hanya menjual rumah Betang saja sebagai wisata budaya, tapi juga terdapat wisata alam yang oleh masyarakat lokal disebut Riam Meraku. Wisata susur sungai daerah itu sangat menjanjikan untuk dikembangkan secara maksimal. Dipadu dengan nuansa alam yang masih alami,” tukas Sarjono.
Selain keaslian alamnya, riam tersebut juga merupakan sumber atau tempat bertemunya beberapa sungai. Sehingga memiliki daya tarik tersendiri. Selama ini banyak yang tidak tahu dengan Riam Meraku karena pemerintah daerah sendiri jarang mempromisokan.
(ary/matakalteng.com)
















Discussion about this post