PANGKALAN BUN – Ketua DPRD Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) Rusdi Ghozali meminta kepada sekolah dan komite sekolah untuk tidak meminta sumbangan dalam bentuk apapun kepada siswa didik baru.
Karena DPRD Kobar akan berkomitmen untuk memberikan anggaran yang cukup, untuk peningkatan sarana dan prasarana pendidikan di Kobar.
“Oleh karena itu, di APBD perubahan ini kami berikan bahwa ada sedikit anggaran yang bisa kita titipkan untuk bisa dibelanjakan di Dinas Pendidikan, yakni pengadaan meubeler sekolah,” tegasnya saat menghadiri penyerahan secara simbolis seragam gratis untuk seluruh peserta didik baru di halaman SDN 8 Mendawai, Selasa 11 Agustus 2020.
Anggaran tersebut dialokasikan lantaran dari laporan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan masih banyak sekah-sekolah yang tidak memiliki meubeler yang memadai.
Kemudian kata dia, kedepannya DPRD Kobar juga akan secara langsung akan berkonsultasi dengan kepala dinas, agar paling tidak DPRD bisa memenuhi sekolah-sekolah yang memiliki sarana dan prasarana yang sudah berumur.
Ia menegaskan sejatinya pendidikan berdasarkan ketentuan undang-undang pendidikan, dan menjadi mandatori di dalam anggaran belanja daerah, bahwa harus membelanjakan 20 persen dari total anggaran APBD Kabupaten Kobar.
Menurutnya hal itu menjadi dasar yang kuat untuk mengalokasikan anggaran yang cukup untuk pendidikan. Namun dalam monitoring yang dilakukan oleh DPRD Kobar di tiap sekolah ternyata masih ada pungutan yang dilakukan oleh sekolah.
“Dan kami minta untuk ke depan agar pungutan yang tidak penting jangan dipungut dari peserta didik baru,” tegasnya. Ia mengungkapkan bahwa sejatinya anggaran yang dimiliki oleh Kabupaten Kobar cukup untuk membiayai pengadaan seragam gratis dan bila perlu sepatu siswa seperti janji politik kepala daerah lalu akan dianggarkan, hanya bagaimana kita memanagemen setiap anggaran untuk dialokasikan ke pendidikan.
“Dan terkait dengan fasilitas yang sudah disiapkan oleh pemerintah daerah tidak lagi diperkenankan memungut kepada peserta didik baru melalui komite,” tegasnya.
(ga/matakalteng.com)






















Discussion about this post