KASONGAN – Beberapa waktu lalu sempat turun hujan yang cukup lebat dan air debit air di Daerah Aliran Sungai (DAS) Katingan meluap. Namun cuaca kembali panas termasuk pula di wilayah Kabupaten Katingan.
“Kita sudah merasakan beberapa hari ini cuaca kembali panas yang cukup terik. Tidak menutup kemungkinan Karhutla bisa terjadi lagi. Oleh sebab itu, kita mengimbau kepada masyarakat agar mewaspadai terjadinya Karhutla,” jelas Anggota DPRD Katingan Budy Hermanto, di Kasongan, 18 September 2024.
Dia meminta agar masyarakat tidak lagi melakukan pembakaran lahan. Karena jika di saat cuaca seperti ini, akan mudah sekali memicu terjadinya karhutla. Sehingga dikhawatirkan pula, api akan cepat sekali merembet ke lahan lainnya. Bahkan tidak menutup kemungkinan, akan merembet pula ke pemukiman penduduk.
“Cuaca panas seperti saat ini tentu saja banyak rerumputan dan pepohonan yang mengering. Apabila ada api yang kecil kemungkinan lebih cepat terjadi Karhuta, terlebih pada lahan gambut. Sehingga nantinya nyala api akan sulit untuk dipadamkan. Akhirnya terjadilah Karhutla,” ucapnya.
Lanjutnya mengatakan apabila kebakaran membesar dan meluas. Kalau sudah meluas kebakarannya, maka akan berdampak pula terhadap kesehatan serta terganggunya aktivitas masyarakat di Bumi Penyang Hinje Simpei.
“Akibat kebakaran meluas, tentu menimbulkan kabut asap. Akhirnya kegiatan sehari-hari akan terganggu, terutama akan sulit bernafas sampai menimbulkan penyakit infeksi saluran pernapasan kita,” pungkasnya.
(anr/matakalteng)





















Discussion about this post