PALANGKA RAYA – Ketua Komisi III DPRD Kalimantan Tengah, Sugiyarto, mendorong masyarakat memanfaatkan layanan pemeriksaan kesehatan gratis sebagai langkah penting mendeteksi dini masalah kesehatan, termasuk indikasi stunting pada anak. Menurutnya, pemeriksaan kesehatan yang meliputi penimbangan dan pengukuran dapat memberikan gambaran awal kondisi gizi anak.
“Dari situ kan bisa diketahui. Misalnya saat pemeriksaan ada penimbangan, lalu terlihat anak usia sekian berat badannya tidak sesuai. Itu indikasi awal, meskipun belum bisa ditentukan karena syaratnya banyak. Bisa saja arahnya ke stunting,” ujarnya, Minggu 7 September 2025. Sugiyarto menegaskan, layanan pemeriksaan kesehatan seharusnya dipandang sebagai kebutuhan, bukan karena rasa takut penyakitnya terdeteksi.
“Masyarakat perlu terus ditekankan untuk mau memanfaatkan layanan ini. Jadi pemeriksaan kesehatan itu bukan karena takut, tetapi memang kebutuhan,” tegasnya. Dia juga mengungkapkan masih ada masyarakat yang enggan memeriksakan diri karena khawatir hasilnya. Padahal, menurutnya, deteksi dini akan mempermudah penanganan.
“Dari pemeriksaan awal saja anak – anak sudah bisa terlihat jika ada indikasi masalah. Jika ditemukan, pemeriksaan dapat dilanjutkan ke tahap lanjutan sesuai saran petugas.” jelasnya. Sugiyarto berharap masyarakat lebih proaktif memanfaatkan fasilitas kesehatan yang tersedia demi mencegah masalah gizi dan penyakit yang dapat berdampak jangka panjang.
(nra/matakalteng)






















Discussion about this post