PALANGKA RAYA – Anggota Komisi III DPRD Kalimantan Tengah (Kalteng) Hj. Sri Neni Trianawati mendorong pemerintah daerah, melalui instansi terkait untuk dapat terus menjaga dan melestarikan situs bersejarah di wilayah Kalimantan Tengah, salah satunya yakni Batu Bulan peninggalan Tambun Bungai.
Situs bersejarah ini terletak di Sungai Hulu Kahayan, Desa Tumbang Pajangei, Kabupaten Gunung Mas, Provinsi Kalimantan Tengah.
“Ada beberapa situs peninggalan Tambun dan Bungai yang memiliki cerita unik dan menarik, salah satunya Batu Bulan yang berada di Sungai Hulu Kahayan. Kami harapkan agar benda bersejarah tersebut, dapat dipelihara dengan baik, sebagai situs sejarah bagi daerah ini,” ujar legislator Komisi III DPRD Kalteng yang membidangi Kesejahteraan Rakyat (Kesra) meliputi Pendidikan, Kesehatan dan Pariwisata, Senin 6 September 2021.
Dirinya menyarankan agar lokasi Batu Bulan tersebut dibuatkan tanda dan dijaga dengan baik agar bisa dilihat, kalau ada kunjungan wisatawan datang ke wilayah tersebut.
“Situs Batu Bulan peninggalan Tambun dan Bungai dapat menjadi daya tarik wisata lokal maupun nasional, karena ” kata Wakil Rakyat asal Daerah Pemilihan (Dapil) Kalteng IV, meliputi Kabupaten Barito Selatan, Barito Utara, Barito Timur dan Murung Raya ini.
Dia juga menambahkan situs sejarah Batu Bulan itu memiliki cerita atau legenda yang luar biasa, khususnya bagi masyarakat setempat, dan masyarakat Dayak khususnya.
Berdasarkan cerita oleh beberapa tokoh masyarakat setempat, Batu Bulan dipercaya akan memancarkan sinar terang kalau ada muncul bulan di langit, cahaya dari Batu Bulan bisa diliat dari jauh. Cerita ini sangat menarik untuk dilestarikan bagi warisan anak cucu masyarakat Kalimantan Tengah.
Maka dari itu Ia mendorong pemerintah daerah, untuk menjaga dan melestarikan situs bersejarah karena memiliki nilai historis termasuk situs Batu Bulan peninggalan Tambun dan Bungai.
(vi/matakalteng.com)






















Discussion about this post