PALANGKA RAYA – Perusahaan Listrik Negara (PLN) menargetkan pada tahun 2024 semua desa di Kalimantan Tengah akan terjangkau jaringan listrik. Rencana ini disambut baik oleh Anggota Komisi II DPRD Kalteng, Sengkon.
Dia juga meminta agar perusahaan PT SKS (PLTU Kalteng-1) dan PLN dapat memprioritaskan jaringan listrik bagi warga sekitar dan Kabupaten Gunung Mas (Gumas). “Setelah membangun jaringan di Kabupaten Katingan, kami harapkan jaringan listrik juga dapat dialirkan ke Kabupaten Gunung Mas,” ujar politisi Partai Perindo Kalteng ini, Rabu 7 Juli 2021.
Sengkon juga mengharapkan agar pemasangan jaringan PLN untuk warga di Desa Tumbang Kajuie dapat rampung tahun ini. “Saya mendorong percepatan pemasangan jaringan tambahan dari PLN bagi warga Desa Tumbang Kajuie dan warga Gunung Mas pada tahun 2021 ini bisa dirampungkan,” harapnya.
Sementara itu PT SKS selalu perusahaan pengelola PLTU Kalteng -1 di Desa Kajuei, Kabupaten Gunung Mas melalui bagian hubungan pemerintah dan masyarakat PT SKS (PLTU Kalteng-1), Nugroho mengatakan, PLTU yang ada saat ini memiliki kontrak kerjasama dengan PLN selama 25 tahun.
Setelah 25 tahun, maka PLTU tersebut diserahkan ke PLN. “Saat ini khusus jaringan listrik sedang dibangun ke arah kota Kuala Kurun, Kabupaten Gunung Mas atau Jalur SUTT 150 KV yang juga menghubungkan Kurun dan Kasongan,” katanya.
Nugroho juga mengatakan, sesuai undang-undang penyaluran listrik ke rumah warga tidak bisa langsung oleh PLTU, karena menjadi kewenangan PLN “Untuk menyalurkan listrik kerumah warga merupakan kewenangan PLN. Khusus bagi warga sekitar PLTU saat ini sudah dibangun jaringan tambahan oleh PLN. Mudah mudahan cepat selesai,” terangnya.
(vi/matakalteng.com)






















Discussion about this post