PALANGKA RAYA – Belum lama ini Wakil Ketua DPRD Kalimantan Tengah, Faridawaty Darland Atjeh melaksanakan kunjungan kerja ke Provinsi Banten. Kunjungan ini dilaksanakan dalam rangka menggali informasi terkait rancangan peraturan daerah (raperda) tentang pengelolaan Daerah Aliran Sungai (DAS).
Pada kunjungan kerja ini rombongan diterima langsung oleh Kepala Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Banten serta Sekjend Forum Komunikasi DAS Cidanau (FKDC). Farida menjelaskan dipilihnya Provinsi Banten karena di provinsi ini memiliki kawasan DAS dan memiliki komunitas yang membantu pemerintah dalam menata dan mengelola air.
“Provinsi Banten sama seperti Kalteng memiliki cukup banyak DAS. Di Banten ada Danau bernama Cidanau yang merupakan satu-satunya danau yang berada di Pegunungan, serta memiliki 18 sungai. Sungai-sungai inilah yang mengalir ke sejumlah perusahaan maupun pabrik yang ada di Cilegon,” jelas Ketua Partai Nasdem Kalteng, Rabu 21 April 2021.
Faridawaty juga menambahkan terkait DAS ada sejumlah permasalahan yang membarengi seperti kemiskinan, tingginya tingkat run off, erosi dan sedimen, perambahan cagar alam rawa danau dan ancaman terhadap supply air serta ancaman global warming.
Menurutnya sejumlah informasi yang terima ini nantinya akan menjadi bahan pertimbangan dalam pembahasan raperda pengelolaan DAS. Selain itu Ia menilai di Kalteng juga perlu membentuk forum DAS yang memiliki peran menyusun konsep dalam penataan dan pengelolaan DAS.
“Kehadiran perda dan terbentuknya Forum DAS ini juga dapat berdampak penting dalam pembangunan ekonomi masyarakat maupun pemerintah yang berasal dari aliran sungai,” jelas Wakil rakyat Kalteng dari daerah pemilihan I meliputi Kota Palangka Raya, Kabupaten Katingan dan Gunung Mas.
Faridawaty berharap adanya perda pengelolaan DAS dapat memberikan dampak yang baik bagi lingkungan. Selain itu mampu mensejahterakan masyarakat dengan manfaat ekonomis yang ada.
(vi/matakalteng.com)






















Discussion about this post