PALANGKA RAYA – Anggota Komisi II DPRD Kalimantan Tengah (Kalteng) Ina Prayawati, menyampaikan belum lama ini anggota Komisi II DPRD Kalteng melakukan kunjungan kerja ke Tempat Pelelangan Ikan (TPI) yang terletak di Kecamatan Pelaihari, Kabupaten Tanah Laut, Kalimantan Selatan (Kalsel), belum lama ini.
Ina menyebutkan kunjungan ini merupakan realisasi agenda yang telah dibahas melalui bapat Badan Musyawarah (Bamus) sebelumnya.
“Salah satu sasaran kunjungan kita adalah TPI Pelaihari, Kalsel. Dimana kunjungan ini merupakan relaisasi dari agenda yang telah dijadwalkan DPRD Kalteng pada saat pelaksanaan rapat Bamus,” ucap anggota Komisi II yang membidangi Ekonomi dan Sumber Daya Alam (SDA), Sabtu 20 Maret 2021.
Menurutnya, tujuan Komisi II melaksanakan kunjungan ke TPI Pelaihari adalah kaji banding terhadap pengelolaan TPI. Dimana TPI Pelaihari merupakan salah satu sumber kontribusi Pendapatan Asli Daerah (PAD) bagi Kalsel.
Wakil rakyat Daerah Pemilihan (Dapil) IV, meliputi Kabupaten Barito Timur (Bartim), Barito Selatan (Barsel), Barito Utara (Barut) dan Murung Raya (Mura) ini juga mengungkapkan bahwa TPI Pelaihari memberikan kontribusi yang besar terhadap PAD Kalsel. Sehingga anggota Komisi II ingin mengetahui bagaimana pengelolaan TPI tersebut secara maksimal oleh Pemprov Kalsel sehingga mampu memberikan kontribusi bagi daerah.
“Kalteng saat ini memiliki TPI yang terletak di Kumai, Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar). Namun pengelolaannya belum maksimal. Sehingga kami berharap hasil kunjungan ini nanti dapat memberikan solusi supaya TPI Kumai bisa dikelola dengan maksimal serta mampu me jadi sumber PAD,” politisi PDI Perjuangan ini.
TPI Kumai dari segi pengelolaan saat ini lanjutnya, masih belum maksimal. Bahkan saat Komisi II DPRD Kalteng berkunjung kesana, pihaknya melihat langsung bahwa ada beberapa hal yang harus menjadi perhatian pemerintah. Salah satunya yaitu perlu menambah pegawai.
Oleh karena itu, hasil kunjungan ini akan disampaikan kepada Pemerintah agar bisa menjadi bahan evaluasi serta solusi dalam memaksimalkan potensi TPI Kumai. “Pengelolaan TPI harus dilakukan secara maksimal oleh sehingga mampu memberikan kontribusi bagi daerah,” demikiannya.
(vi/matakalteng.co.id)






















Discussion about this post