PALANGKA RAYA – Ketua Komisi II DPRD Kalimantan Tengah (Kalteng) yang membidangi Ekonomi dan Sumber Daya Alam (SDA) Lohing Simon mengatakan, Kalteng memiliki potensi untuk mengembangkan produk khas daerah yang memiliki nilai ekonomi tinggi serta didukung dengan melimpahnya hasil alam.
Maka dari itu pihaknya meminta agar pemerintah provinsi dapat mengoptimalikan pemberdayaan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) yang dikelola oleh masyarakat. Menurutnya, optimalisasi pemberdayaan UMKM akan berdampak positif bagi kesejahteraan masyarakat, bahkan mampu menambah Pendapatan Asli Daerah (PAD).
“Saat melaksanakan kunjungan ke Kabupaten Katingan beberapa waktu lalu, Komisi II DPRD Kalteng melihat potensi besar untuk mengembangkan produk khas daerah,” ujar Wakil rakyat dari Daerah Pemilihan (Dapil) I meliputi Kabupaten Katingan, Gunung Mas (Gumas) dan Kota Palangka Raya ini, Jumat 19 Februari 2021.
Disebutkan Lohing beberapa produk khas daerah yang memiliki nilai ekonomi seperti olah produk berbahan rotan yang telah diolah menjadi tas, tikar maupun furniture. Tidak hanya itu Kalteng juga dinilai memiliki potensi untuk mengembangkan makanan ringan berbahan dasar bahan-bahan local seperti kelakai dan singkong.
Lebih lanjut menurut Lohing potensi inilah yang harus bisa dijadikan peluang oleh pemerintah, untuk mengembangkan UMKM. Salah satunya seperti UMKM yang berada di Kabupaten Katingan yang memerlukan koordinasi dan sinkronisasi antara Pemkab Katingan dan Pemprov Kalteng agar potensi tersebut bisa tergali secara optimal.
“Optimalisasi tersebut tentunya tidak luput dari permasalahan yang harus dihadapi bersama-sama. Seperti menurunnya penjualan produk UMKM karena dampak dari pandemi Corona Virus Disease 2019 atau Covid-19,” ujar politisi dari Fraksi PDI Perjuangan ini.
Ia menambahkan bahwa tingkat penjualan produk UMKM akibat pandemi Covid-19, harus menjadi perhatian bersama. Sehingga Komisi II meminta agar stakeholder terkait yaitu pemerintah, melakukan trobosan strategi pemasaran. Seperti membiasakan pelaku usaha untuk memasarkan produknya dengan memanfaatkansistem E-Commerce atau penjualan secara daring, agar penjualan produk lebih luas dan praktis.
(vi/matakalteng.co.id)






















Discussion about this post