SAMPIT – Bupati kabupaten Kotawaringin Timur Halikinnor berharap Koperasi di Kabupaten Kodim tidak hanya di dominan untuk keperluan kerjasama plasma namun juga dalam bentuk lainnya yang dapat dikembangkan di daerah ini.
“Karena melihat jumlah koperasi kita yang cukup banyak di daerah ada sebanyak 457 koperasi dan yang aktif 83 koperasi, terlihat bahwa yang paling banyak adalah koperasi produsen atau koperasi yang bekerja sama dengan perusahaan-perusahaan perkebunan untuk mengelola plasma,”ujarnya, Jumat 20 Desember 2024.
Sementara di bidang lain seperti pinjam pakai ataupun pemasaran masih sedikit ujarnya. Untuk itu dirinya berharap Koperasi ini dikembangkan kembali agar bisa bermitra atau kerjasama tidak hanya untuk plasma namun bisa juga di bidang produksi produk.
“Produk apa saja yang bisa dihasilkan itu bisa dikembangkan sesuai dengan potensi daerah masing-masing. Apalagi kita tahu bahwa ibukota Nusantara berada di Kalimantan Timur. Dan Kalimantan Tengah termasuk Kabupaten Kotim menjadi salah satu daerah untuk penyangganya,”kata Halikin.
Sehingga sangat diharapkan sebagai salah satu daerah penyangga ibukota negara mampu mensupport atau memasok bahan-bahan seperti pangan untuk kebutuhan di ibukota Nusantara.
“Dan hal ini sangat erat kaitanya dengan keberadaan koperasi. Apalagi terbukti pada saat krisis ekonomi tahun 2019 lalu koperasi tetap eksis sebagai guru perekonomian Indonesia,”tutupnya.
(dia/matakalteng)





















Discussion about this post