KUALA KURUN – Operasi keselamatan telabang tahun 2023 sudah dimulai. Selama 14 hari kedepan, akan diberikan imbauan, sosialisasi, sampai dengan penindakan hukum lalu lintas kepada pengguna jalan, sehingga tercipta kamseltibcar lantas dalam menyongsong bulan Ramadhan dan hari raya Idul Fitri 1444 hijriah.
”Kami minta kepada seluruh pengendara roda dua maupun empat, agar lebih meningkatkan kesadaran untuk tertib berlalu lintas di jalan raya. Apalagi saat ini dilaksanakan operasi keselamatan telabang,” kata Ketua DPRD Gumas Akerman Sahidar, Selasa, 7 Februari 2023.
Dia menuturkan, pengguna jalan wajib untuk tertib berlalu lintas dengan mentaati rambu-rambu di jalan raya. Hal ini untuk menghindari terjadinya kecelakaan lalu lintas yang dapat menimbulkan korban jiwa. Selalu utamakan keselamatan dalam berlalu lintas.
”Tertib berlalu lintas bisa dimulai dari hal yang sederhana namun penting, seperti menggunakan helm SNI, memakai sabuk pengaman, tidak melawan arus, tidak berkendara dalam keadaan mabuk, dan lainnya,” jelas Politisi PDIP ini.
Sejauh ini, tingkat kesadaran pengguna jalan dalam berkendara masih kurang. Mereka mengabaikan aturan berlalu lintas sehingga mencelakakan pengendara lain. Contohnya ketika akan berbelok, tidak menyalakan lampu sein kendaraan. Ini sering diabaikan oleh pengguna jalan.
”Kami juga meminta pengguna jalan agar melengkapi surat-surat kendaraan, seperti SIM dan STNK ketika berkendara di jalan raya,” terangnya.
Dia juga mengingatkan kepada orang tua untuk tidak membiarkan anak mereka yang masih di bawah umur untuk berkendara di jalan raya. Sangat berbahaya jika membiarkan mereka, karena pastinya akan mengganggu pengguna jalan lain.
(sid/matakalteng.com)






















Discussion about this post