KUALA KURUN – Ruas jalan nasional poros tengah di Kurun Seberang, Kecamatan Kurun, Kabupaten Gunung Mas (Gumas) yang mengalami longsor sudah dilakukan penanganan darurat. Pengguna jalan baik itu kendaraan roda dua dan empat bisa melintas.
“Usai penanganan darurat, nanti akan dilakukan penanganan permanen di tahun 2023. Saya berharap penanganan ruas jalan nasional ini lebih mengutamakan kualitas,” tegas Anggota DPRD Kabupaten Gumas, Untung Jaya Bangas, Minggu 30 Oktober 2022.
Dia menuturkan, penanganan ruas jalan nasional ini kedepan harus dengan perencanaan lebih matang dan berkualitas. Pasalnya, geografis di ruas jalan tersebut berada pada daerah yang curam dan terletak pada daerah tebing.
“Harus maksimalkan perencanaan, pengawasan, dan pelaksanaan penanganan permanen di lokasi longsor yang nyaris memutuskan seluruh badan jalan,” kata Untung.
Khusus kepada kontraktor yang melakukan pekerjaan penanganan permanen di ruas jalan nasional itu, agar bekerja maksimal dan profesional, sehingga hasil pekerjaan jalan dapat berkualitas dan bertahan lama.
“Saya juga meminta kepada angkutan truk yang melebihi tonase, agar jangan dulu melintasi ruas jalan ini, karena tanahnya masih tidak stabil pasca penanganan darurat,” ujar Politisi Partai Demokrat ini.
Sebelumnya, ruas jalan nasional poros tengah mengalami longsor pada Selasa 18 Oktober 2022 lalu. Ini terjadi karena aliran air tertahan dan merembes ke bawah tanah, sehingga berpengaruh pada struktur tanah dan menjadi tidak stabil.
Pasca longsor, Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) di Kalteng bergerak cepat melakukan penanganan darurat di titik longsor tersebut.
(sid/matakalteng.com)






















Discussion about this post