KUALA KURUN – Pendapatan Asli Daerah (PAD) Gunung Mas (Gumas) tahun 2022 ditargetkan sebesar Rp 81.435.080.000. Tentu diharapkan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) harus bekerja maksimal untuk mencapai target PAD yang sudah dibebankan.
”Kami ingin OPD yang dibebankan target PAD, agar meningkatkan kinerja mereka, sehingga di akhir tahun dapat mencapai target bahkan terlampaui,” ucap Ketua Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Gumas, Gumer, Selasa, 15 Maret 2022.
Selain meningkatkan kinerja, lanjut dia, OPD juga harus kreatif dan inovatif dalam menggali sumber PAD. Melakukan upaya optimalisasi dalam mencari potensi sumber PAD di Bumi Habangkalan Penyang Karuhei Tatau ini.
”Sumber PAD kita banyak, seperti sektor pariwisata, perkebunan, retribusi daerah, laba Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) dan penerimaan lain,” ujar Ketua Komisi yang membidangi Pemerintahan dan Keuangan ini.
Politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) ini mengakui, sejauh ini masih ada OPD yang hanya menunggu. Padahal lebih baik apabila melakukan jemput bola dengan langsung turun ke lapangan. ”Sejatinya siapapun yang bekerja dengan maksimal, maka pasti akan mendapat hasil yang memuaskan,” tuturnya.
Mantan Ketua DPRD Gumas ini menambahkan, PAD merupakan salah satu komponen pendapatan daerah yang sangat diharapkan bisa menjadi sumber utama keuangan daerah, dalam pelaksanaan kegiatan pembangunan yang akan dijalankan.
”Sebagai salah satu sumber penerimaan daerah, PAD akan dapat mencerminkan tingkat kemandirian suatu daerah,” tukasnya.
(sid/matakalteng.com)






















Discussion about this post