KUALA KURUN – Saat ini, jembatan Sei Kajuei yang terletak di Desa Hujung Pata, Kecamatan Rungan Barat sudah selesai dibangun. Pembangunan jembatan semi permanen ini menelan dana Rp 988 juta, dengan rincian dana aspirasi Rp 625 juta dan dana diluar aspirasi Rp 363 juta, pada anggaran tahun 2021.
”Jembatan Sei Kajuei ini diharapkan mampu mendongkrak perekonomian warga di Desa Hujung Pata, karena jembatan itu menghubungkan desa dan kelurahan lain,” ucap Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Gunung Mas (Gumas) Cici Susilawati, Selasa, 8 Maret 2022.
Selama ini, lanjut dia, hanya ada satu jembatan antar desa yang menghubungkan Desa Hujung Pata dengan desa/kelurahan disekitarnya, dan hanya bisa dilalui oleh kendaraan roda dua. Dengan adanya jembatan Sei Kajuei yang dapat dilalui oleh kendaraan roda empat, maka bermanfaat bagi warga untuk mempermudah arus transportasi barang maupun jasa.
”Sekarang ini, kendaraan roda empat bisa masuk ke Desa Hujung Pata dengan melewati Jembatan Sei Kajuei. Hal ini juga akan mempermudah warga dalam mengangkut hasil kebun untuk dipasarkan ke luar desa,” tuturnya.
Politikus Partai Demokrat ini mengajak warga Desa Hujung Pata untuk bersama-sama menjaga dan memelihara Jembatan Sei Kajuei, agar tidak cepat rusak. Salah satu caranya dengan memperhatikan tonase kendaraan saat melintas di jembatan tersebut.
”Saya ingatkan kepada warga agar menjaga Jembatan Sei Kajuei untuk menjaga tonase kendaraan yang melintas di jembatan itu. Jangan sampai lebih dari lima ton,” ujar Legislator dari daerah pemilihan (dapil) II mencakup Kecamatan Rungan Hulu, Rungan, Rungan Barat, Manuhing, dan Manuhing Raya ini.
(sid/matakalteng.com)






















Discussion about this post