KUALA KURUN – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Gunung Mas (Gumas) Lily Rusnikasi meminta kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU) setempat, untuk gencar menyosialisasikan teknis pemungutan suara saat pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Gubernur dan Wakil Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng), pada 9 Desember tahun 2020.
“Pilkada Kalteng tahun ini dilaksanakan di tengah pandemi Covid-19. Untuk itu, sosialisasi mengenai teknis pemungutan suara harus gencar dilakukan, supaya tidak terjadi kluster baru Covid-19,” ucap Lily, di Kantor DPRD setempat, Selasa 17 November 2002.
Legislator dari daerah pemilihan (dapil) I mencakup Kecamatan Kurun, Mihing Raya, dan Sepang ini mengatakan, sosialisasi harus dilakukan dengan berbagai cara dan upaya, baik secara langsung dengan mendatangi masyarakat maupun menggunakan berbagai media sosial (medsos).
“Disamping itu, KPU Kabupaten Gumas juga bisa menggandeng berbagai pihak dalam menyosialisasikan terkait teknis pemungutan suara, yang akan dilakukan pemilih pada saat berada di Tempat Pemungutan Suara (TPS),” ujarnya.
Politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) ini mengakui, mereka bisa menggandeng para tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh adat, tokoh pemuda, tokoh perempuan, dan lainnya.
“Melalui peran dan dukungan dari seluruh pihak itu, kami berharap sosialisasi akan semakin cepat dan efektif. Masyarakat juga bisa mengetahui mekanisme yang dilakukan saat berada di TPS,” tuturnya.
Sementara itu, Anggota KPU Kabupaten Gumas Sukjani mengatakan, selama ini pihaknya sudah gencar melakukan sosialisasi, baik dari KPU, Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK), Panitia Pemungutan Suara (PPS), dan Relawan Demokrasi (Relasi).
“Nantinya dalam waktu dekat, kami juga akan melakukan simulasi pemungutan suara, dengan mengundang tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh adat, dan pihak terkait lain,” tandasnya.
(sid/matalalteng.com)






















Discussion about this post