KUALA KURUN – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Gunung Mas (Gumas) Akerman Sahidar mengajak seluruh masyarakat, agar bersama-sama mengantisipasi terjadinya kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di daerah ini.
”Selama beberapa minggu terakhir ini, hujan sudah mulai jarang turun. Lebih baik, kita harus lebih waspada terhadap karhutla yang bisa saja terjadi di kebun dan lahan milik masyarakat,” ucap Akerman, Kamis, 2 Juli 2020.
Dia mengatakan, berkaca pada pengalaman di tahun-tahun sebelumnya, saat kemarau panjang memang cukup marak terjadi karhutla. Bahkan, kebun dan lahan masyarakat tidak luput kobaran api. Tentunya kondisi demikian akan menimbulkan kerugian.
”Kerugian yang diakibatkan dari karhutla ini bukan hanya materil saja, akan tetapi asap yang dihasilkan, juga berdampak tidak baik bagi kesehatan kita,” tuturnya.
Dia menuturkan, untuk mencegah terjadinya karhutla, perlu dilakukan langkah antisipasi dari seluruh pihak, baik itu Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), kepolisian, TNI, dan masyarakat. Semua harus terus siaga dan tetap waspada.
”Lakukan langkah antisipasi karhutla secara bersama-sama. Memang saat ini kondisi cuaca sulit diprediksi, namun lebih baik jika waspada sejak dini,” ujar Akerman.
Politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) ini mengimbau kepada masyarakat, agar terus menjaga kebun maupun lahan miliknya, karena ketika musim kemarau tentu sangat rawan terbakar.
”Dengan langkah antisipasi ini, kami berharap tidak lagi terjadi karhutla yang menimbulkan kabut asap, dan menganggu aktivitas masyarakat,” tutupnya.
(sid/matakalteng.com)






















Discussion about this post