BUNTOK – Anggota Komisi I DPRD Barsel Tamarzam mengatakan, bahwa terkadang penggunaan anggaran cenderung tidak sesuai program prioritas di tahun tahun sebelumnya. “Hal itu disebabkan, lemahnya SDM pengguna anggaran, termasuk pula kelemahan pada sistim perencanaan kegiatan termasuk dalam pelaksanaan kegiatan serta bidang pengadaan,” kata Tamarzam, Senin 29 Maret 2021.
Legislator PDIP Barsel itu meminta agar semua SOPD lingkup Pemkab Barsel di tahun 2021 ini dalam menggunakan anggaran harus sesuai program prioritas. “Makanya ditahun anggaran sebelumnya, penyerapan anggaran tidak berjalan dengan optimal sehingga ada hambatan yang bersifat struktural dan institusional,” terangnya.
Begitu pun dalam proses penerbitan Dokumen Pelaksana Anggaran (DPA), kata dia, merupakan tahap akhir dari seluruh proses penyusunan anggaran pendapatan dan belanja Negara, sehingga hal itu pun sebagai tahap awal dalam pelaksanaan anggaran.
Selain dasar dari DPA, lanjut wakil rakyat dapil I Barsel itu, DPA juga berfungsi sebagai alat pengendalian, pelaksanaan, pelaporan, pengawasan serta sebagai perangkat akuntansi pemerintah. “Untuk pagu dalam DPA merupakan batas pengeluaran tertinggi yang tidak boleh dilampaui dan pelaksanannya pun harus di pertanggungjawabkan,” jelasnya.
Dalam penyerahan DPA, tambah Tamarzam, harus dilakukan sebelum awal tahun anggaran, sehingga dalam penyerahanya itu boleh dibilang suatu tradisi tahunan. “Dalam penyerahan DPA itu juga sebagai komitmen dari aparatur pemerintah untuk tepat pada waktunya,” tegasnya.
(co/matakalteng.co.id)






















Discussion about this post