Pemkab Diminta Turun Tangan Atasi Kelangkaan Elpiji 3 Kg di Barsel


BUNTOK – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Barito Selatan (Barsel) melalui dinas terkait diminta turun tangan guna mengatasi terkait kelangkaan gas elpiji 3 kilogram (kg) di Kota Buntok yang terjadi dalam beberapa minggu terakhir.

“Kami berharap Pemkab Barsel khususnya intansi terkait turun tangan membantu menyelesaikan kelangkaan gas elpiji 3 kg tersebut,” kata Ketua komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Barsel Ensilawatika Wijaya, Senin 15 Maret 2021.

Baca juga berita lainnya

Politisi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) ini juga berharap agar ketersedian gas elpiji 3 kg itu bisa dapat segera dipenuhi, sebab gas elpiji sangat dibutuhkan oleh masyarakat terutama masyarakat golongan menengah kebawah. “Atas nama wakil rakyat, saya berharap jangan ada oknum yang bermain terhadap gas elpiji 3 kg itu,” pintanya

Sementara itu Bayu salah satu warga kota Buntok membenarkan kelangkaan gas elpiji 3 kg yang mulai terjadi dalam beberapa minggu terakhir ini.

Menurutnya, meskipun ada, stoknya terbatas sehingga harga gas elpiji ukuran 3 kg yang sebelumnya hanya Rp20.000-Rp22.000 saat ini mengalami kenaikan menjadi Rp30.000-Rp45.000.

Dalam rangka memenuhi keperluan untuk memasak di dapur, ia terpaksa harus berkeliling mencari ke sejumlah warung atau toko tempat penjualan gas elpiji 3 kg.

“Saya berharap kepada instansi terkait dapat mengatasi hal ini supaya gas elpiji ukuran 3 kg maupun ukuran 12 kg tidak mengalami kelangkaan khususnya dalam kota Buntok,” harapnya.

(co/matakalteng.com)

ad-space

Berita Terkait

Next Post

Discussion about this post

Banner

PILIHAN EDITOR