UMP Gandeng RSUD dr. Murjani Wujudkan Fakultas Kedokteran

SAMPIT – Universitas Muhammdiyah Palangka Raya (UMP) menggandeng Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. Murjani Sampit untuk mewujudkan penambahan Fakultas Kedokteran (FK) di  Kalimantan Tengah (Kalteng) . 

“Kerja sama dengan RSUD dr. Murjani ini bagian dari mendirikan Fakultas Kedokteran di Universitas Muhammdiyah Palangka Raya,” kata Rektor UMP M. Yusuf, Sabtu 10 Maret 2024. Itu ia ungkapkan saat dirinya menghadiri kegiatan diskusi tentang rumah sakit pendidikan di RSUD dr Murjani Sampit. 

Baca juga berita lainnya

Disampaikan FK ini merupakan program lama dari UMP. Itu telah dicanangkan pada tahun 2017. Namun waktu itu monotarium dan belum ada pembukaan izin. Belum lama ini telah, UMP juga sudah mengajukan kelayakan dan sudah dianggap layak oleh Kementrian Kesehatan. Pihaknya menargetkan pada Juli atau Agustus 2204 ini menerima mahasiswa dan pada September sudah mulai dilaksanakan perkuliahan di FK UMP.

“Tujuannya kami FK adalah bagaiman UMP ini bisa mengatasi problem kesehatan, karena kalau hanya satu FK yang ada itu dibutuhkan 50 tahun untuk memenuhi kebutuhan dokter di Kalteng. Kemarin juga Dirjen menyebutkan, kita butuh FK sampai tiga di Kalteng, ” sebutnya. 

Lanjutnya, untuk mendirikan Fakultas Kedokteran harus bekerjasama atau ada rumah sakit pendidikan utama. Sementara rumah sakit pendidikan utama syaratnya bertype A atau B.  Alasan UMP memilih RSUD dr Murjani karena telah memiliki katagori tersebut selain RSUD Doris Sylvanus. 

“RSUD Doris itu sudah digunakan oleh Fakultas Kedokteran Universitas Palangka Raya, sehingga kita harus mencari rumah sakit yang type B atau A. Kemudian pilihannya dan terdekat adalah Sampit yaitu RSUD dr Murjani Sampit,” ucapnya. 

Dijelaskan, nantinya RSUD dr Murjani akan digunakan sebagai rumah sakit pendidikan bagi mahasiswa FK UMP. Mahasiswa FK selama tujuh semester menempuh pendidikan di kampus, kemudian lanjut untuk pendidikan profesi di rumah sakit milik daerah Pemkab Kotim. 

“Mereka harus berhadapan langsung dengan pasien agar tahu bagaimana penanganan pasien. Dan mentornya adalah spesialis dokter klinik. Itulah kita menyiapkan rumah sakit dr. Murjani menjadi rumah sakit pendidikan,” jelasnya.

(dev/matakalteng). 

ad-space

Berita Terkait

Next Post

Discussion about this post

Banner

PILIHAN EDITOR