SAMPIT – Kepolisian Resor (Polres) Kotawaringin Timur (Kotim) menggelar Operasi Zebra Telabang 2025 untuk meningkatkan kepatuhan masyarakat dan menekan angka kecelakaan lalu lintas. Operasi ini berlangsung selama 14 hari, mulai Senin, 17 November 2025, hingga 30 November 2025, sesuai dengan instruksi dari Polda Kalimantan Tengah.
Kapolres Kotim, AKBP Resky Maulana Zulkarnain, menjelaskan bahwa operasi ini merupakan upaya preemtif, preventif, dan represif, dengan sasaran menekan pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas di wilayah hukum Polres Kotim.
“Kegiatannya ini adalah merupakan kegiatan preemtif, Preventif dan represif. Hal ini dilakukan tentunya dengan presentasi yang sudah kami tentukan,” ujar Resky.
Operasi dimulai dengan Apel gelar pasukan yang digelar di Halaman Satlantas Polres Kotim pukul 07.00 WIB. Kegiatan ini menjadi langkah strategis untuk mengecek kesiapan personel dan sarana prasarana sebelum pelaksanaan operasi.
Operasi ini melibatkan 358 personel yang terdiri dari 93 personel Polda Kalimantan Tengah dan 265 personel Polresta atau Polres. Operasi Zebra Telabang 2025 dilaksanakan serentak oleh Polda Kalimantan Tengah dan jajarannya di tingkat Polres.
Operasi berlangsung selama dua pekan terhitung 17-30 November 2025 dengan mengusung tema “Terwujudnya kamseltibcarlantas yang aman, nyaman dan selamat menjelang pelaksanaan Operasi Lalin 2025″. Operasi ini menekankan pada kampanye keselamatan dan tertib berlalu lintas bagi seluruh masyarakat.
“Untuk di Kotawaringin Timur, personilnya kita gabungan ada dari TNI, Dinas Perhubungan dan Satpol PP. Sekitar 100 orang untuk di Kotim,” Jelasnya.
Kegiatan apel dihadiri langsung oleh Kapolres Kotim bersama pejabat utama Polres, Dinas Perhubungan Kabupaten Kotim, Subden POM AD Sampit, Satpol PP Kabupaten Kotim, serta personel dari berbagai satuan.
Dalam apel, Kapolres membacakan amanat Kapolda Kalteng Irjen Pol Iwan Kurniawan, menekankan tujuan utama operasi yaitu menekan angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas serta mewujudkan Keamanan, Keselamatan, Ketertiban, dan Kelancaran Lalu Lintas (Kamseltibcarlantas).
“Melalui operasi ini, kami ingin menumbuhkan kesadaran masyarakat akan pentingnya tertib berlalu lintas sehingga tercipta situasi yang kondusif. Sinergi dengan seluruh stakeholder sangat penting agar manfaatnya langsung dirasakan oleh masyarakat,” jelas Resky.
Kapolres juga mengingatkan seluruh personel untuk melaksanakan tugas dengan iman, profesionalisme, dan sikap humanis, demi tercapainya pelayanan prima kepada masyarakat. Apel gelar pasukan menegaskan kesiapan semua unsur, termasuk TNI, Dishub, dan Satpol PP, untuk bersinergi menciptakan kondisi lalu lintas yang aman, tertib, dan nyaman.
Dengan pelaksanaan Operasi Zebra Telabang 2025, diharapkan wilayah Kotawaringin Timur dapat menekan angka pelanggaran lalu lintas, mengurangi potensi kecelakaan, serta memberikan rasa aman dan nyaman bagi seluruh masyarakat.
(gus/matakalteng)






















Discussion about this post