SAMPIT– Insiden kecelakaan lalu lintas melibatkan dua sepeda motor terjadi di simpang empat Taman Kota Sampit, Kecamatan MB Ketapang, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Kalimantan Tengah, Kamis malam 5 Desember 2204, sekitar pukul 21.10 WIB.
Beruntung, meski kejadian itu menyebabkan pengendara dan penumpangnya terjatuh, tidak ada korban jiwa, dan kedua belah pihak sepakat menyelesaikan insiden ini secara damai.
Dalam rekaman kamera CCTV berdurasi 18 detik yang terpasang di kawasan tersebut menunjukkan kronologi kecelakaan. Dalam video tersebut, terlihat Irvan (25), yang mengendarai sepeda motor Honda Kharisma, melaju dari Jalan Yos Sudarso ke arah utara, diduga dengan kecepatan cukup tinggi.
Sementara itu, Windi (25), yang mengendarai motor Honda Scoopy, bersama penumpangnya, Larasati (15), melaju dari Jalan S Parman ke arah barat, juga dalam keadaan melaju cepat.
Saat kedua kendaraan tiba di simpang empat, tepat di depan Taman Kota Sampit, mereka tidak sempat saling menghindar sehingga terjadi tabrakan keras. Irvan yang berada di jalur Jalan Yos Sudarso terhempas hingga motornya masuk ke parit di sisi Jalan Yos Sudarso. Sementara Windi dan Larasati terjatuh dengan keras di aspal, bahkan helm salah satu dari mereka terlepas akibat benturan.
Salah seorang warga sekitar, Yudi, mengatakan bahwa kondisi jalan licin akibat hujan gerimis menjadi salah satu penyebab kecelakaan tersebut. Selain itu, kedua pengendara dinilai kurang berhati-hati dan tidak memperhatikan situasi di persimpangan.
“Saya lihat kedua motor itu sama-sama kencang. Mungkin karena tidak melihat kiri-kanan dan kondisi jalan licin, akhirnya mereka bertabrakan. Saat kejadian, memang gerimis baru reda setelah hujan deras,” kata Yudi, Jumat 6 Desember 2024.
Sementara itu, Kasat Lantas Polres Kotim, AKP Firdaus Canggih P, melalui Kanit Gakkum Ipda Fadheli Rachman, membenarkan adanya insiden tersebut. Menurutnya, setelah proses mediasi, kedua belah pihak sepakat untuk menyelesaikan permasalahan ini secara kekeluargaan tanpa melibatkan proses hukum lebih lanjut.
“Kami telah melakukan pemeriksaan awal di lokasi kejadian. Beruntung, tidak ada korban jiwa atau luka berat. Kedua belah pihak sudah sepakat untuk berdamai,” kata Ipda Fadheli saat dihubungi melalui sambungan telepon.
(gus/matakalteng)






















Discussion about this post