PALANGKA RAYA – Kepala BNNP Kalimantan Tengah (Kalteng), Brigjen Pol Joko Setiono mengatakan, pihaknya telah menggandeng BNNP Kalimantan Barat (Kalbar) untuk melakukan pengembangan terkait pengungkapan peredaran sabu jaringan lintas Provinsi, yakni Pontianak – Sampit.
Dalam penyelidikannya, pihaknya mendugaa sabu tersebut berasal dari jaringan internasional, yakni berasal dari Malaysia, yang kemudian masuk melalui Kota Pontianak, Kalbar dan ke Kota Sampit, Kalteng.
“Maka dari itu untuk mencegah hal tersebut kembali terjadi, kami terus memperkuat sinergi dan berkomunikasi dengan BNNP Kalbar untuk memperdalam informasi dari kasus ini,” katanya, Selasa, 27 Februari 2024.
Dalam upaya memerangi narkoba dan mewujudkan visi Kalteng Bersih Narkoba, Kasus ini masih terus didalami. Ia berharap dukungan doa dari masyarakat agar pihaknya dapat mengungkap kasus yang lebih besar lagi.
Lebih lanjut Brigjen Pol Joko Setiono mengungkapkan, jika ada hal-hal yang mencurigakan dan gerak-gerik terduga penyalahgunaan dan penyebaran narkotika, masyarakat diharapkan bisa memberikan informasi kepada pihaknya.
“Kami terus berkomitmen untuk melayani masyarakat memberantas penyalahgunaan dan peredaran narkotika di Kalteng,” pungkasnya.
(rzl/matakalteng)






















Discussion about this post