SAMPIT – Guna menciptakan kondusifitas wilayah Terowongan Nur Mentaya (TNM) Polsek Baamang, Kabupaten Kotawaringin Timur telah melakukan penindakan terhadap penggunaan sepeda motor berknalpot brong.
Sebelumnya, para remaja melakukan aksi balap liar kawasan TNM yang merupakan ikon kebanggan warga Kotim serta sumber mata pencaharian para pelaku UMKM. Kapolsek Baamang, Iptu Fedrick Liano mengatakan bahwa, baru beberapa bulan ia menjadi Kepala Kepolisian Sektor (Polsek) Baamang puluhan kendaraan sudah ditindak.
Pengendara yang menggunakan kendaraan tidak sesuai standar (knalpot brong dan balap liar serta lainya) kerap membuat kebisingan sehingga mengganggu kondusifitas di wilayah ini.
“Kami dari Polsek Baamang Polres Kotim pastinya akan melakukan penindakan terhadap pengendara yang menggunakan knalpot brong dan pelaku balap liar. Apalagi, banyaknya keluhan masyarakat terkait balap liar dan knalpot brong yang sangat meresahkan dan mengganggu kenyaman,” kata Fedrick Liano kepada wartawan ini, Jumat 25 Agustus 2023.
Dia menjelaskan keberadaan TNM sebagai salah satu ikon kebanggan di Kota Sampit diharapkan menjadi tempat bersantai atau tongkrongan yang nyaman bagi masyarakat. Namun, dengan adanya balap liar dan kendaraan berknalpot brong ini justru menimbulkan ketakutan bagi masyarakat dan membuat orang malas berkunjung ke TNM lagi.
“Dengan adanya balapan liar dan penggunaan knalpot brong itu justru menimbulkan ketidaknyamanannya masyarakat untuk bersantai di ikon kebanggaan warga Kotim ini,” jelasnya.
Dia juga menuturkan, nanti motor yang terjaring, baru bisa keluar apabila pengendara itu melengkapi motornya sesuai dengan standar, jika tidak maka tidak bisa keluar. Nantinya juga pengendara motor itu, akan diberikan surat pernyataan, apabila mengulangi motornya tidak akan dikeluarkan.
“Kalau semakin dibiarkan akan menjadi penyakit. Solusinya kita harus memberikan obat dengan cara tindak tegas. Saya tidak mau dengan adanya penyakit seperti ini, Kotim khususnya Kota Sampit dikenal orang sebagai kota yang tidak tertib akan penggunaan knalpot brong dan balapan liar,” tutupnya.
(gus/matakalteng.com)






















Discussion about this post