SAMPIT – Rumah pensiunan PNS, Hardian, yang berada di Jalan Walter Condrat, Kelurahan Baamang Tengah, Kecamatan Baamang, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) dibobol kawanan maling. Saat itu tidak ada satupun orang dirumah korban alias kosong.
“Kejadiannya itu pada Senin, 23 Agustus 2021, sekitar pukul 00.30 wib. Saat itu rumah dalam keadaan kosong, korban sedang berada di Banjarmasin,” kata Kapolsek Baamang, AKP Ratno mewakili Kapolres Kotim AKBP Abdoel Harris Jakin, Selasa, 24 Agustus 2021.
Peristiwa ini pertama kali diketahui oleh kerabat korban, Pandi, yang diminta oleh Hardian untuk mematikan hidup lampu selama dirinya di Kalimantan Selatan.
Dihari kejadian, sekitar pukul 6 pagi, Pandi mendatangi rumah korban untuk mematikan lampu. Namun sesampainya disana dirinya melihat pagar dan pintu rumah dalam keadaan rusak. Dirinya pun langsung bergegas memeriksa ke dalam rumah.
Pandi terkejut melihat barang-barang milik korban sudah tidak ada. Dirinya langsung menghubungi Hardian dan melaporkan kejadian itu ke aparat kepolisian setempat.
“Setelah mendapatkan laporan, kami langsung bergegas melakukan penyelidikan. Korban kehilangan sepeda motor Yamaha Vega, mesin cuci, sound system, dan TV LED 43 inch,” sebut Kapolsek Baamang.
Tidak membutuhkan waktu yang lama, identitas pelaku diketahui dan berhasil ditangkap di Jalan Hasan Mansur, Kelurahan Baamang Tengah, Kecamatan Baamang.
“Ada 2 orang pelaku yang kami tetapkan sebagai tersangka, yakni Tony dan Bima. Keduanya masih remaja. Tony berusia 21 tahun, dan Bima 18 tahun. Namun Tony ini merupakan residivis kasus yang sama,” sebut Ratno.
Dilanjutkan, keduanya berdalih melakukan pencurian akibat terdesak ekonomi lantaran tidak memiliki pekerjaan tetap. Kendati demikian, tindakan yang dilakukan oleh keduanya tidaklah benar.
“Kedua tersangka kami kenakan Pasal 363 Ayat (2) KUHP dengan ancaman pidana penjara paling lama 9 tahun,” tukas Kapolsek Baamang.
(dia/hab/matakalteng.com)






















Discussion about this post