PALANGKA RAYA – Berdasarkan data potensi ekspor di Provinsi Kalimantan Tengah, nilai ekspor hasil pertaniannya mengalami peningkatan dan berpotensi untuk di ekspor. Hal ini disampaikan oleh Koordinator Fungsi Statistik Distribusi Badan Pusat Statistik (BPS) Kalteng, Ahmad Tantowi.
“Seluruh komoditas ekspor Kalteng merupakan komoditas barang non migas, yang didominasi dari sektor pertambangan dan industri pengolahan produk,” katanya, Kamis, 15 Juli 2021.
Dengan cakupan wilayah yang cukup luas, maka pertumbuhan perekonomian Provinsi Kalteng dari sektor pertanian masih sangat menjanjikan. Maka dari itu pengembangan pada sektor-sektor potensial seperti penataan dan pengelolaan lebih lanjut diperlukan.
Tantowi mengungkapkan, sejumlah pelaku usaha di Kalteng masih terkendala dengan proses ekspor produk-produk lokal. Ekspor produk masih banyak dilakukan di provinsi tetangga.
“Contohnya pada ekspor sarang burung walet, pada data kami tidak menemukan data ekspor sarang burung walet dari Kalteng. Rata-rata dari luar Kalteng,” jelasnya.
Selebihnya Tantowi mendorong pemerintah setempat untuk dapat memfasilitasi para pelaku usaha di Kalteng untuk dapat melaksanakan ekspor hasil produknya hingga ke luar negeri.
(liv/matakalteng.com)






















Discussion about this post