BUNTOK – Malang nasib diterima anak dibawah umur ini yang menjadi korban penganiayaan ayah tirinya berinisial PM (21). Peristiwa sadis itu, terjadi pada Senin 23 November 2020 lalu.
Warga Kecamatan Dusun Hilir itu, mendapat pukulan dan tamparan beberapa kali dari pelaku, hingga akhirnya tak tertolong. Saat ini, Pelaku sudah diamankan pihak kepolisian setempat guna proses hukum lebih lanjut.
Informasi dari kepolisian menyebutkan, Pada hari ini Senin tgl 23 November 2020 sekitar jam 11.00 WIB bermula pelaku PM menyuruh ibu kandung korban untuk membeli rokok dan Bahan Bakar Minyak (BBM) di warung.
Saat ditinggal, korban menangis dan membuat pelaku emosi hingga langsung memukul pinggang belakang korban menggunakan tangan kanan sebanyak satu kali dan korban terduduk dilantai.
Karena masih menangis, kemudian pelaku memukul perut korban menggunakan telapak tangan kanannya dan juga bagian dada korban.
Karena masih saja si bocah itu menangis, pelaku kembali memukul kepala bagian kiri korban menggunakan kepalan tangan kiri dan dipukul lagi menggunakan kepalan tangan kanan mengenai dahi dan kepala sebalah kanan.
Dan untuk terakhir kalinya, pelaku memukul menggunakan kepalan tangan kanan kebagian kepala belakang korban yang mengakibatkan korban langsung tak sadarkan diri dan koma.
Oleh pelaku, korban lalu direbahkan dilantai dan diberi bantal serta guling. Saat ibu korban datang dan menanyakan, kenapa anaknya tidur, namun pelaku menjawabnya tidak tahu.
Betapa terkejutnya ibu korban, saat melihat ada kucuran darah dari hidung. Saat itu pula korban dilarikan ke pustu terdekat dan tidak tertolong hingga akhirnya meninggal dunia.
Kapolres Barsel AKBP Agung Tri Widiarto SIK dikonfirmasi Kalteng Pos, Jumat 27 November 2020 malam, membenarkan kejadian itu. “Benar mas, saat ini pelaku sudah kita tahan,” tegasnya singkat.
(co/matakalteng.com)






















Discussion about this post