KUALA KAPUAS – Setelah kabur selama 14 hari, usai dilaporkan oleh pihak keluarga, Bunga (nama samaran). Gabungan unit Satreskrim Polres Kapuas yang dibantu Resmob Polres Balikpapan dan Jatanras Polresta Samarinda, aparat akhirnya dapat mengamankan Armansyah Alias Iyan (55), sang kepala sekolah cabul.
Pelaku ditangkap pada Minggu 26 Mei 2019 di depan RSUD Inche Abdoel Moeis Jl HAM Rifaddin No 01, Harapan Baru, Kecamatan Loa Janan Ilir Kota Samarinda, Provinsi Kalimantan Timur.
Dari keterangan aparat Polres Kapuas, pencabulan itu terjadi pada Selasa 7 Mei 2019 sekitar pukul 16.00 WIB, di rumah Desa Anjir Mambulau Kecamatan Kapuas Timur. Iyan membawa lari Bunga (red) anak dibawah umur yang tak lain adalah siswanya sendiri. Parahnya, pelaku telah melakukan persetubuhan, korban awalnya diajak jalan dari Handel Betampung Desa Terusan Raya Kecamatan Bataguh menuju Kota Kuala Kapuas menggunakan kelotok sampai Pelabuhan Danau Mare.
Selanjutnya terlapor membawa korban dengan menggunakan mobil charteran menuju sebuah rumah di Desa Anjir Mambulau Kecamatan Kapuas Timur Kabupaten Kapuas. Setelah sampai di sebuah rumah, pelaku melepas seluruh pakaian korban dan melakukan pesetubuhan, merasa keberatan kemudian orang tua korban melapor ke Polres Kapuas guna proses lebih lanjut.
Seperti diketahui usai dilaporkan oleh keluarga korban. Pelaku menghilang dari kediamanya.
Kapolres Kapuas AKBP Tejo Yuantoro melalui Kasatreskrim AKP Ahmad Budi Martono, membenarkan atas penangkapan pelaku.
“Pelaku sudah kita amankan untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya. Pelaku kita kenakan dengan tindak pidana persetubuhan anak dibawah umur dan atau membawa lari anak perempuan dibawah umur sebagaimana dimaksud dalam pasal 81 ayat (1) Undang – Undang RI No 17 tahun 2016 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang – Undang No 35 tahun 2014 tentang Perubahan atas Undang – Undang RI No. 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak,” ucap AKP Ahmad Budi Martono.
(gia/matakalteng.com)
Reproduction and distribution of https://www.matakalteng.com/?p=1984 content to other sites is prohibited without permission.
More information, please contact us.
Discussion about this post