SAMPIT – Kasi Lalu Lintas Angkutan Laut dan Usaha Pelabuhan KSOP Sampit, Gusti Muchlis menyampaikan, pada periode libur Idulfitri 2025 ini per 24 Maret 2025 sudah sebanyak 3.340 pemudik yang berangkat melalui Pelabuhan Sampit.
“Lonjakan penumpang memang sudah mulai terlihat di pelabuhan Sampit, yang mana untuk pantauan periode Libur Idulfitri 2025 ini sesuai instruksi Kementerian dimulai dari 10 hari sebelum Idulfitri dan 10 hari setelah Idul Fitri,”ujarnya, Senin 24 Maret 2025.
Menurutnya, jumlah ini jauh lebih besar dari tahun-tahun sebelumnya, mencerminkan antusiasme masyarakat dalam memanfaatkan transportasi laut untuk mudik.
“Namun memang pada tahun lalu, masa arus mudik di Pelabuhan Sampit berlangsung selama 15 hari sebelum dan sesudah Idulfitri. Sementara, tahun ini lebih singkat yaitu 20 hari saja, 10 hari sebelum dan sesudah,”bebernya.
Sebagai upaya mendukung kelancaran mudik, Kementerian Perhubungan dalam hal ini Ditrektorat Jenderal Perhubungan Laut bersama BUMN kembali mengadakan program mudik gratis dengan kuota 800 penumpang untuk rute Sampit–Semarang.
Program ini berlangsung dalam dua tahap, yakni pada 24 Maret 2025 dengan 500 penumpang dengan tujuan Pelabuhan Sampit ke Pelabuhan Tanjung Emas Semarang dan 28 Maret 2025 dengan 300 penumpang.
Adapun pogram mudik gratis Tahun ini dari PT Pelni menghadirkan Progran Mudik Gratis dengan kuota untuk penumpang sebanyak 500 penumpang, yang dijadwalkan pada hari ini, Senin, 24 Maret 2025, kemudian dari Kementerian Perhubungan Pada hari jumat tanggal 28 Maret 2025 kembali mengadakan mudik gratis dengan rute yang sama sejumlah 300 penumpang.
“Tahun lalu Pelabuhan Sampit mendapat kuota 500 pemudik, dan tahun ini meningkat menjadi 800 orang. Ini menunjukkan bahwa minat masyarakat terhadap moda transportasi laut semakin besar,” kata Gusti.
Dengan tingginya arus mudik tahun ini, pemerintah berharap layanan transportasi laut terus ditingkatkan demi kenyamanan dan keselamatan pemudik. Selain itu, koordinasi dengan berbagai pihak akan terus diperkuat agar arus mudik berjalan lancar hingga periode arus balik nanti.
Sementara itu, Pj Sekretaris Daerah Kabupaten Kotim, Sanggul Lumban Gaol menyebutkan, program mudik gratis sangat bermanfaat bagi masyarakat khususnya di kabupaten Kotawaringin Timur.
Sehingga, program kolaborasi antara pemerintah daerah dan PT Pelni, salah satu badan usaha milik negara (BUMN), dalam memberikan layanan transportasi gratis bagi masyarakat disambut baik khususnya Pemerintah Kotim.
“Mudik gratis ini bukan hanya sekadar program tahunan, tetapi bentuk nyata kepedulian kita terhadap keselamatan dan kesejahteraan masyarakat, terutama menjelang perayaan Idulfitri,”kata Sanggul.
Di samping itu dirinya juga mengingatkan para pemudik untuk tetap mengutamakan keselamatan selama perjalanan. Agar sselalu tertib, berdisiplin, dan mematuhi protokol keselamatan yang telah ditetapkan.
“Mudik adalah momen berharga untuk bersilaturahmi, namun tetap harus dilakukan dengan penuh kesadaran akan pentingnya keselamatan,” tegasnya.
Mudik gratis tahun 2025 ini menggunakan kapal milik PT Pelayaran Indonesia dengan rute Sampit–Semarang. Sebanyak 500 pemudik diberangkatkan dengan fasilitas yang telah disiapkan untuk memberikan kenyamanan selama perjalanan. Para penumpang juga menerima kain sarung sebagai bentuk apresiasi atas partisipasi mereka dalam program ini.
“Kita harapkan program mudik gratis ini selalu berkelanjutan tidak hanya ditahan ini saja namun tahun-tahun berikutnya, agar dapat membantu meringankan beban masyarakat dalam biaya perjalanan serta mengurangi kepadatan kendaraan di jalur darat,”tutupnya.
Terpisah, Asiten Deputi Bidang TJSL Kementerian BUMN Edi Eko Cahyono mengatakan, pihaknya berkomitmen mewujudkan kolaborasi memberikan pemanfaatan langsung kepada masyarakat melalui program mudik gratis.
“Target Kami Insya Allah sesuai dengan arahan Bapak menteri dan juga didukung penuh oleh DPR adalah 100.000 penumpang tahun ini diberangkatkan, dan paling besar angkutan kereta api dan kapal laut. Ini adalah sebuah kolaborasi besar yang ditunggu-tunggu karena kita semua hadir langsung melihat bagaimana bapak ibu para pemudik bisa berangkat bertemu keluarga,”ungkapnya.
Dirinya juga mengingatkan para pemuda nantinya menjaga ketertiban selama di dalam kapal serta mengikuti aturan yang ada untuk menjaga kenyamanan sehingga apa yang diinginkan untuk hadir di kampung halaman bertemu sanak saudara bisa dirasakan bersama.
“Kami juga berterima kasih kepada PT Pelni beserta jajaran yang telah bekerja keras berkoordinasi dengan para pihak terkait dan pemerintahan daerah beserta stake holder. Karena tanpa kolaborasi yang kuat tanpa koordinasi yang intens, maka program ini tidak akan berjalan dengan lancar,”tegasnya.
Tambahnya, pihaknya selalu menunggu saran dan kritik dari DPR maupun DPRD untuk menjadi penyempurnaan dalam pekerjaan pihaknya yang akan datang.
(dia/matakalteng)





















Discussion about this post