SAMPIT – Ditengah pandemi Covid-19 banyak masyarakat yang pendapatannya menurun bahkan harus kehilangan pekerjaan. Untuk itu masyarakat dituntut membuat ide-ide kreatif agar dapat bertahan ditengah gempuran perekonomian yang terpuruk.
Salah satu Notaris di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) yang juga suka berkebun yakni H Dr Joni, SM., MH mengajak masyarakat untuk memanfaatkan lahan pekarangan sebagai tempat bercocok tanam dengan cara melakukan permentasi tanah agar tanah subur.
“Ini merupakan upaya meningkatkan pemanfaatan pekarangan rumah sebagai sumber pangan keluarga. Agar pemanfaatan lahan dapat maksimal, maka harus dilakukan fermentasi tanah supaya tanahnya subur dan yang ditanam juga tumbuh subur,” kata Joni, Selasa, 22 Juni 2021.
Dia juga mendorong khususnya ibu-ibu untuk memanfaatkan pekarangan menjadi lahan produktif. Hal tersebut dinilai memiliki banyak manfaat, salah satunya adalah sebagai jaring pengaman sosial (JPS) ketahanan pangan di tengah pandemi Covid-19.
“Tidak perlu lahan besar, manfaatkan saja lahan di pekarangan. Karena di pekarangan ini semua orang bisa bertani. Jika semua tanaman sudah memiliki hasil, secara otomatis dapat meringankan perekonomian. Jadi ke pasar hanya beli ikan atau lauk lainnya, sayur sudah tersedia, tinggal panen sendiri,” jelas Joni, lulusan Universitas Mulawarman Samarinda ini.
Dia berharap kepada kepala daerah agar mendorong masyarakat untuk memanfaatkan pekarangan rumah sebagai sumber pangan keluarga. Menurutnya, ketahanan pangan nasional itu dimulai dari ketahanan pangan keluarga.
“Untuk cara fermentasi tanahnya ada bermacam-macam, bisa dengan diberi pupuk dan lainnya. Ini bukanlah sesuatu yang sulit jika ada niat melakukannya,” tukasnya.
(dia/matakalteng.com)






















