SUKAMARA – Kepala BPBD Kabupaten Sukamara, Supandi mengungkapkan, bahwa selama September 2023 terdapat sebanyak 26 titik hotspot yang terpantau diberbagai wilayah di Kabupaten Sukamara.
Dia menjelaskan sejak Januari hingga September 2023 ada sebanyak 288,1 hektare lahan terbakar dan 161,5 hektare lahan yang berhasil dipadamkan.
“Jadi daerah yang rawan kebakaran itu ada di daerah-daerah perkebunan penduduk seperti Desa Natai Sedawak, Kelurahan Padang serta wilayah Pantai Lunci,” katanya, Jumat, 29 September 2023.
Dalam kesempatan itu, Supandi menerangkan bahwa pihaknya tidak kekurangan personil dalam memadamkan api di lapangan, namun dia mengaku bahwa pihaknya kekurangan sarana dan prasarana.
“Jumlah personil yang kita turunkan sekitar 25 orang hanya kami kekurangan sarana dan prasarana seperti mobil tangki yang seharusnya diperlukan tiga tapi kita hanya mempunyai satu unit saja,” jelasnya.
“Walaupun kami kekurangan sarana dan prasarana namun tidak mematahkan semangat kami dalam bekerja,” pungkasnya.
(akh/matakalteng.com)






















Discussion about this post