SUKAMARA – Bupati Sukamara Windu Subagio meresmikan gedung sanggar seni budaya dengan pemotongan pita yang dilakukan oleh istrinya, Siti Zulaiha Windu Subagio, Rabu 22 Februari 2023.
Ia mengatakan, salah satu agen kebudayaan yang berperan dalam proses pelestarian kebudayaan adalah sanggar seni. “Sanggar seni merupakan sarana atau tempat untuk berkesenian seperti seni lukis, tari, musik, maupun seni pertunjukan,” ucapnya usai meresmikan gedung sanggar seni budaya di Jalan Tjilik Riwut.
Menurut Windu, sanggar seni biasanya identik dengan kegiatan belajar suatu kelompok masyarakat untuk mengembangkan ilmu atau bidang tertentu termasuk kesenian tradisional. selain itu, sanggar seni juga merupakan bagian dari pendidikan nonformal yang rutin diselenggarakan oleh masyarakat.
“Sanggar seni juga merupakan sarana aktivitas berkesenian oleh sekelompok orang yang meliputi pelestarian, penelitian dan kerja sama,” ucap Windu Subagio.
“Kehadiran sebuah sanggar seni sangat diperlukan oleh masyarakat, seniman dan pemerintah sebagai sarana untuk menumbuhkembangkan kesenian daerahnya,” lanjutnya.
Windu berharap sanggar seni tersebut menjadi salah satu tempat untuk menjaga kelestarian kesenian yang memiliki tujuan seperti mengolah seni yang dimiliki oleh sekelompok masyarakat untuk kepentingan pertunjukan dengan tidak meninggalkan ciri khas daerah.
“Menghidupkan kembali kesenian yang hampir punah, untuk kepentingan studi kesenian mulai dari penelitian, memelihara, melestarikan, membina serta mengembangkan kesenian daerah serta menciptakan lapangan kerja bagi seniman daerah dan memberi ruang ekspresi kepada seniman tanpa meninggalkan keaslian seni tradisional,” pungkasnya.
(akh/matakalteng.com)






















Discussion about this post