SUKAMARA – Pemerintah Kabupaten Sukamara terus mendorong adanya sistem pembelajaran tatap muka meski saat ini pandemi Covid-19 masih terjadi dan justru mengalami peningkatan kasus.
Bupati Sukamara, Windu Subagio mengatakan bahwa pelaksanaan pembelajaran tatap muka jika dilakukan maka harus dengan pembatasan dan penerapan protokol kesehatan ketat.
“Selain itu pemberlakuan tersebut juga tetap memperhatikan situasi dan kondisi daerah ditengah Pandemi Covid-19 yang masih terjadi,” kata Windu Subagio Rabu 28 April 2021.
“Tapi kita tetap dorong untuk pembelajaran tatap muka memang kita dorong terutama di wilayah-wilayah yang masuk zona hijau,” lanjutnya.
Windu menjelaskan jika saat ini seluruh guru di Kabupaten Sukamara telah dilakukan vaksinasi Covid-19, sehingga bisa dilakukan pembelajaran tatap muka, namun hal ini masih belum bisa maksimal lantaran siswa yang tidak divaksin.
“Iya tetap kita dorong, namun melihat juga situasi daerah, meski para guru telah divaksin, namun anak-anak kita kan belum mendapatkan vaksin,” jelas Windu Subagio.
Pemerintah Kabupaten Sukamara melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) setempat juga telah mempersilahkan pihak sekolah di wilayah zona hijau mengambil kebijakan sendiri untuk memberlakukan belajar tatap muka.
“Kalau dari dinas sudah ada yang tatap muka di kecamatan yang zona hijau, tapi untuk kecamatan zona merah masih daring meski ada beberapa yang juga melakukan tetap muka dengan pembatasan,” jelas Windu Subagio.
(akh/matakalteng.com)






















Discussion about this post