SUKAMARA – Plt Gubernur Kalimantan Tengah, H Habib Said Ismail Bin Yahya memberikan apresiasi kepada Pemkab Sukamara atas keberhasilan dalam upaya pencegahan penyebaran Covid-19.
Meskipun sempat mengalami lonjakan kasus yang cukup tinggi akibat adanya klaster keluarga, namun angka kematian masih nol dan kesembuhan juga baik.
“Memang dari 151 kasus yang meninggal akibat terkonfirmasi positif covid-19 saat ini di Kabupaten Sukamara memecahkan rekor tidak ada satu kasus yang meningal dunia, ini sebuah prestasi dan kemarin saya sempat berbincang dengan kepala BPBD yakni dari tiga yang tersisa dalam perawatan hari ini hanya tersisa satu kasus saja,” kata Habib Said Ismail saat silaturahmi dengan Forkopimda Sukamara.
Sementara, Bupati Sukamara Windu Subagio mengatakan, bahwa sejak adanya lonjakan kasus postif Covid-19 di Kabupaten Sukamara saat ini sudah mulai menunjukan penurunan bahkan angka kesembuhan semakin meningkat yakni tersisa satu kasus positif.
“Sejak adanya peningkatan kasus sampai dengan 44 orang terkonfirmamsi positif, Alhamdulillah sampai hari ini angka kesembuhan semakin meningkat dan hanya tersisa satu kasus yang terkonfirmasi positif, semoga ini juga segera sembuh,” ujar Windu.
Menurutnya, kasus terkonfirmasi positif sempat melonjak akibat adanya klaster keluarga sehingga pihak Tim Satgas Covid-19 setempat langsung melakukan traking terhadap warga yang sempat kontak erat dan ditemuakn beberapa kasus baru.
“Alhandulillah, seiring waktu kasus sudah mulai menurun,” tukas Windu Subagio.
(red/matakalteng.com)






















Discussion about this post