SUKAMARA – Menjelang pemilihan kepala daerah serentak Gubernur dan Wakil Gubernur Kalimantan Tengah pada Desember mendatang, masyarakat di Kabupaten Sukamara diminta untuk tidak terhasut oleh berita bohong atau hoax.
Wakil Bupati Sukamara Ahmadi mengingatkan masyarakat untuk tidak termakan isu serta berita bohong atau hoax selama pelaksanaan pilkada.
“Kabupaten Sukamara merupakan wilayah yang kondusif, jadi kita harus bersama-sama agar tetap kondusif, caranya jangan terpancing hoak dan termakan isu,” jelas Ahmadi, Jumat 23 Oktober 2020.
Ahmadi juga mewanti-wanti agar masyarakat tidak bermakna isu terkait dengan sara saat pelaksanaan pilkada nanti, sehingga tidak menimbulkan gejolak.
“Saya ingatkan untuk tidak terpancing isu-isu yang mengatasnamakan sara serta hoax jangan sampai itu terjadi,” ucap Ahmadi.
Ahmadi berharap masyarakat Sukamara tetap bersama-sama menjaga kedamaian agar situasi tetap kondusif selama dan pasca pelaksanaan pilkada serentak.
“Harapan kita tetap kondusif, jangan termakan isu dan hoax,” tukas Ahmadi.
(akh/matakalteng.com)






















Discussion about this post