SAMPIT – Untuk menjaga pola hidup sehat, ternyata ada sejumlah asupan yang perlu dihindari sebelum tidur. Salah satunya adalah protein hewani, terutama daging yang berwarna merah, karena membutuhkan waktu yang lama untuk dicerna oleh tubuh, sehingga dapat menyebabkan kram pada perut.
“Sensorik rasa lapar dalam tubuh kita secara normal akan memberikan signal ke otak untuk memerintahkan kita untuk makan. Namun pola dan jam makan harus kita jaga agar tetap sehat,” kata Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes Kotim, Nugroho Kuncoro Yudho, Jumat, 8 Maret 2024.
Hal yang perlu diperhatikan ini adalah soal keseimbangan berdasarkan frekuensi makan, porsi, jadwal, dan aktifitas yang kita lakukan dalam satu hari. Disinilah seninya dalam melakukan manajemen pola makan karena kebutuhan gizi setiap orang berbeda berdasarkan usia, jenis kelamin, dan aktifitas setiap harinya.
“Makanan pedas, juga harus dihindari sebelum tidur. Karena akan menyebabkan asam lambung semakin meningkat, akibatnya perut, dada, dan tenggorokan akan merasa terbakar,” bebernya.
Selain itu minuman bersoda atau minuman yang mengandung kafein juga harus dihindari. Karena minuman tersebut akan membuat diri terjaga padahal kemungkinan badan memerlukan waktu istirahat yang cukup setelah seharian penuh beraktivitas.
“Yang juga harus dihindari adalah minuman beralkohol. Karena minuman ini akan membuat otak mengalami tekanan dan membuat sistem kerja saraf terhambat,” sebutnya.
Hal yang perlu diperhatikan lainnya juga adalah, makan sebelum tidur itu menjadi negative lanjutnya, jika tidak memperhitungkan frekuensi dan porsi makanan yang dimakan. Semakin banyak asupan energi yang dimakan dan tidak diimbangi dengan aktifitas yang cukup maka tubuh akan memiliki surplus (kelebihan) energi yang mana nanti akan disimpan menjadi lemak di otot dan jaringan lemak dalam tubuh.
(dia/matakalteng)





















Discussion about this post