KUALA PEMBUANG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Seruyan melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) saat ini sedang dalam proses memperpanjang status tanggap darurat banjir di wilayah setempat.
Kepala BPBD Seruyan Agung Sulistiyono mengatakan, status tanggap darurat banjir di Kabupaten Seruyan yang ditetapkan sebelumnya sudah berakhir pada tanggal 16 Oktober 2022 yang lalu.
“Saat ini, status tanggap darurat banjir sedang dalam proses perpanjangan lagi,” katanya, Selasa 18 Oktober 2022.
Ia menjelaskan, bencana banjir yang terjadi saat ini terjadi merupakan banjir susulan yang sudah surut pada akhir bulan September 2022 yang lalu.
Dan sementara ini, sudah ada sebanyak sembilan kecamatan di Kabupaten Seruyan yang terdampak banjir. “Saat ini sudah ada sembilan kecamatan yang terdampak,” ujarnya.
Yang artinya, jumlah kecamatan terdampak ini bertambah setelah beberapa waktu lalu hanya ada delapan kecamatan. Adapun untuk kecamatan yang saat ini tidak terdampak adalah Kecamatan Suling Tambun. “Dan rencananya kecamatan ini juga akan kita masukan ke rencana status tanggap darurat,” pungkasnya.
(ald/matakalteng.com)






















Discussion about this post