SAMPIT – Berkendara menjadi salah satu aktivitas yang membutuhkan kewaspadaan penuh, untuk itu agar pengendara bisa berkendara dengan aman dan nyaman, berikut ruas jalan di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) yang rawan terjadinya kecelakaan lalu lintas (Laka).
Jalur Jendral Sudirman arah Sebabi, merupakan jalur yang rawan. Disamping itu jalan Tjilik Riwut arah Cempaga Hulu, dan Jalan HM Arsyad Sampit-Samuda. Untuk itu jalan tersebut hampir setiap bulannya ada kejadian, sehingga pengendara perlu antisipasi dan kewaspadaan saat berkendara
“Penyebab terjadinya Laka itu ada berbagai faktor pengemudi, faktor kendaraan seperti kondisi mesin, rem, lampu, ban, dan muatan bisa menjadi penyebab kecelakaan, demikian halnya faktor cuaca berupa kondisi hujan, kabut, atau asap. Tak jarang terdapat pengemudi ada juga yang mengonsumsi narkoba sehingga menyebabkan terjadinya laka tersebut,” kata Kasat Lantas AKP Salahiddin. Kamis, 25 Agustus 2022.
Jalanan yang kerap dilalui oleh kendaraan akan menyebabkan lubang di berbagai sisinya. Jalanan berlubang tersebut mampu memicu terjadinya kecelakaan baik itu tunggal maupun ganda. Akan tetapi, akan jauh beresiko bila terjadi pada kecelakaan tunggal.
Bahkan perkara jalanan berlubang pula, dalam sehari terjadi kecelakaan yang mana tiga kasusnya disebabkan hal semacam ini. Maka dari itu, untuk itu pengendara harus memperhatikan jalanan yang sedang dilalui terutama lubang yang ada di jalan, apalagi wilayah Kotim ini adalah wilayah industri sehingga jalan tersebut sering dilewati oleh kendaraan besar yang memuat hasil sawit.
“Ada beberapa faktor yang sering menyebabkan Laka lantas dipengaruhi Faktor manusia, kedara bermotor, jalan dan faktor alam,” ujarnya.
Dia juga mengimbau kepada masyarakat agar saat berkendara tidak memaksakan diri. Terutama saat perjalanan jauh, minimal 2 jam perjalanan berhenti dan beristirahat. Jangan dipaksakan, karena kalau konsentrasi menurun, maka akan membahayakan diri sendiri.
“Menghindari berbagai kejadian yang tak diinginkan, alangkah baiknya bila anda memperhatikan berbagai kondisi sebelum berkendara, karena itu sebagai upaya untuk menghindari terjadinya hal-hal tersebut,” pungkasnya.
(gus/matakalteng.com)






















Discussion about this post