KUALA PEMBUANG – Bupati Seruyan Yulhaidir menghadiri pembukaan dan talkshow Borneo Forum ke-5 tahun 2022 yang diselenggarakan di Palangka Raya.
Pada event ini, Kabupaten Seruyan ikut mendirikan dan memperkenalkan beberapa produk atau hasil kerajinan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) maupun hasil perkebunan potensial di wilayah setempat seperti kerajinan purun, komoditas pisang kepok dan lain sebagainya.
“Ada beberapa kerajinan yang kita perkenalkan dalam kegiatan kali ini, seperti kerajinan purun, kerajinan rotan, batok kelapa dan lainnya. Ada juga potensi perkebunan seperti pisang kepok dan kelapa sawit. Karena kita untuk pembangunan perkebunan di Kabupaten Seruyan menuju perkebunan kelapa sawit berkelanjutan,” katanya.
Borneo Forum ke-5 ini bertujuan untuk berdiskusi dan sebagai langkah strategis merumuskan solusi yang direkomendasikan untuk ditindaklanjuti secara bersama oleh para pemangku jabatan dan kepentingan di industri perkebunan kelapa sawit, guna menetapkan tata kelola sawit berkelanjutan melalui sinergi para pihak yang berguna untuk memperkuat daya saing dan peran strategis bagi perekonomian nasional.
Selain itu, kegiatan ini dirangkai pula dengan pameran untuk menampilkan dan memperkenalkan produk yang berupa barang atau jasa, serta sebagai ajang ilmu bisnis dan konsultasi para pelaku usaha kelapa sawit dengan pihak penyedia jasa dan sarana prasarana sebagai mitra pendukung untuk memperkenalkan produk-produk UMKM yang dihasilkan oleh para pelaku usaha se-Kalimantan.
Untuk diketahui, kegiatan ini dibuka langsung oleh Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) Sugianto Sabran, dan dihadiri oleh Anggota DPR RI Dapil Kalteng Agustiar Sabran yang juga merupakan Ketua Umum DAD Provinsi Kalteng, Anggota DPD RI Agustin Teras Narang, Deputi Bidang Koordinasi Pangan dan Agribisnis Kementerian Koordinator Bidang Prekonomian Musdhalifah Machmud, Sekretaris Jenderal Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI) Eddy Martono.
Selain itu, turut hadir Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim) Isran Noor dan perwakilan dari Proinsi Kalimantan Barat (Kalbar), Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) dan Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) serta Wakil Gubernur Kalteng Edy Pratowo.
(ald/matakalteng.com)






















Discussion about this post