KUALA PEMBUANG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Seruyan hingga saat ini tetap berkomitmen untuk mempertahankan tenaga honorer yang ada di lingkungan pemkab setempat.
Bupati Seruyan Yulhaidir mengatakan, ada beberapa alasan mengapa dirinya tetap komitmen untuk mempertahankan tenaga honorer di Seruyan. Yang pertama adalah karena faktor geografis.
“Pertama, wilayah Kabupaten Seruyan ini sangat luas. Dari Utara ke Selatan maupun sebaliknya, desa ke desa, desa ke kecamatan hingga kecamatan ke ibukota kabupaten itu sangat jauh jangkauannya,” katanya di Kuala Pembuang, Selasa 23 Agustus 2022.
Sehingga pihaknya juga banyak mengangkat tenaga honorer yang berasal dari masyarakat lokal untuk memenuhi kebutuhan tenaga pegawai baik itu kesehatan, pendidikan sampai administrasi kecamatan dan lain-lain.
Selanjutnya, para tenaga honorer ini juga tidak menuntut untuk diangkat menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) ataupun Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K).
“Selain itu, untuk belanja gajih dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) menurut saya masih dalam batas wajar. Gajih mereka juga di bawah UMK. Intinya banyak alasan atau pertimbangan atas keinginan saya agar tetap mempertahankan tenaga honorer di Kabupaten Seruyan ini, mudah-mudahan bisa,” pungkasnya.
(ald/matakalteng.com)












