KUALA PEMBUANG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Seruyan akan melakukan upaya untuk mempertahankan tenaga honorer yang ada di wilayah setempat khususnya di sektor pendidikan dan kesehatan.
Seperti yang diketahui, Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB) akan menghapus status tenaga honorer di pemerintahan mulai tahun 2023 mendatang.
Terkait dengan kebijakan tersebut, Bupati Seruyan Yulhaidir pada saat melakukan pertemuan dengan Deputi Bidang Reformasi Birokrasi, Akuntabilitas Aparatur, dan Pengawasan Kemenpan RB menyampaikan terkait dengan kebutuhan akan tenaga honorer di wilayah setempat.
“Seruyan itu wilayahnya memanjang, di sebelah Utara berbatasan dengan Kabupaten Kotawaringin Barat dan sebelah Selatannya berbatasan langsung dengan Laut Jawa dan ibukotanya tidak jauh dari wilayah pesisir tersebut,” katanya, Jum’at 28 Januari 2022.
Dengan demikian, dengan bentuk memanjang dan luas wilayah mencapai 16.404 kilometer persegi, maka jarak antar desa maupun kecamatan terbilang sangat jauh.
“Dan kita merekrut tenaga honorer yang berasal dari desa tersebut untuk memastikan pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan baik. Artinya kita masih sangat membutuhkan kehadiran dari tenaga honorer khususnya di bidang pendidikan dan kesehatan,” ujarnya.
Hal tersebut terutama untuk desa-desa yang ada di wilayah terpencil. “Makanya tenaga honorer kita itu memang sesuai kebutuhan. Oleh karena itu, kita memohon kepada Asisten Deputi II agar bisa menyampaikan kepada yang berwenang akan hal ini, untuk Seruyan supaya bisa dipertimbangkan tenaga kesehatan dengan gurunya,” harapnya.
(ald/matakalteng.com)






















Discussion about this post