KUALA PEMBUANG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Seruyan melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Seruyan hingga saat ini terus melakukan upaya dalam rangka pencegahan dan pengendalian bencana kebakaran hutan dan lahan (karhutla) baik itu jangka pendek maupun panjang.
Kepala BPBD Seruyan Agung Sulistiyono mengungkapkan, salah satu hal yang dilakukan yakni dengan melengkapi sarana dan prasarana (sarpras) karhutla di setiap desa yang ada di Bumi Gawi Hatantiring.
Sarpras yang dilengkapi tersebut bukan hanya dari sisi pengendalian melalui jalur darat seperti kendaraan roda dua dan lain sebagainya, akan tetapi juga untuk wilayah yang tidak bisa dijangkau melalui jalur darat sehingga harus menggunakan jalur sungai atau air.
“Khususnya untuk desa-desa yang ada Daerah Aliran Sungai (DAS), karena biasanya kan tidak semua titik api itu bisa dijangkau dengan menggunakan jalur darat, harus melalui jalur air,” katanya, Selasa 19 Oktober 2021.
Maka dari itu, untuk memaksimalkan upaya pengendalian karhutla di semua titik, pihaknya telah menyiapkan perahu-perahu kecil yang akan digunakan untuk sarana menggapai titik api melalui jalur air.
“Hingga saat ini kita sudah ada pengadaan sebanyak enam buah dan kita tempatkan seperti di Desa Asam Baru, lalu di daerah Kecamatan Batu Ampar serta Desa Telaga Pulang. Itu kita lengkapi dengan perahu sungai sebagai operasional,” pungkasnya.
(ald/matakalteng.com)






















Discussion about this post