KUALA PEMBUANG – Mahasiswa dan Pemuda di Seruyan menolak ormas pemecah belah bangsa salah satunya Front Pembela Islam (FPI) untuk masuk diwilayah tersebut.
Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa Politeknik Seruyan, Norrahman mengatakan aksi damai yang dilakukan bersama pemuda-pemudi itu untuk mencegah ormas pemecah belah bangsa untuk masuk di Seruyan.
“Kita menolak ormas yang provokasi yang dapat memecah belah bangsa seperti FPI untuk masuk di Seruyan, karena kita sepakat untuk menciptakan kabupaten yang berjuluk Bumi Gawi Hantantiring ini agar damai tanpa adanya provokasi dari pihak manapun,” kata Rahman di Kuala Pembuang, Kamis 26 November 2020.
Ia menyampaikan, aksi damai ini diawali dengan dilakukan konvoi dijalan serta tetap mematuhi protokol kesehatan dan diakhiri dengan deklarasi. Lanjut dia, ada lima poin yang di deklarasikan yakni pertama menjunjung tinggi Pancasila, Undang-Undang 1945, Bhenika Tunggal Ika dan NKRI.
Kemudian, siap menciptakan pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Kalteng yang aman dan damai. Menolak Ormas FPI perorangan maupun kelompok di Seruyan. Terakhir mendukung pemerintah serta menjalankan protokol kesehatan dalam mencegah penyebaran Covid-19.
(fi/matakalteng.com)






















Discussion about this post